Sumenep, penamadura.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep menggelar Sosialisasi Etika Politik di Kecamatan Lenteng, Kamis (16/7/2026).
Mengusung tema “Masyarakat sebagai Penjaga Nurani Demokrasi; Implementasi Nilai Buppa’, Babbu’, Guru, Rato”, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran strategis organisasi masyarakat (ormas) dalam mengawal demokrasi yang sehat dan kondusif.
Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Sumenep, Dr. Edy Suprayitno, mengatakan bahwa ormas dan elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral sebagai benteng pertahanan integritas demokrasi di daerah.
“Masyarakat bukan sekadar objek politik, melainkan pemegang pilar utama dalam menjaga nurani demokrasi. Ormas harus mampu menjadi wadah edukasi politik yang sehat serta proaktif menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika publik,” ujar Edy.
Lebih lanjut, Edy menjelaskan pentingnya mengintegrasikan filosofi kearifan lokal Madura, yaitu Buppa’, Babbu’, Guru, Rato (Bapak, Ibu, Guru, dan Pemerintah) ke dalam kerja-kerja keorganisasian.
Menurutnya, nilai penghormatan dan kepatuhan hierarkis berbasis etika moral ini menjadi landasan penting untuk mencegah konflik sosial.
“Ketika nilai kepatuhan dan rasa hormat kepada orang tua, guru, dan pemerintah tercermin dalam ikhtiar berorganisasi, maka stabilitas daerah akan tetap terjaga. Ormas akan tumbuh sebagai perekat, bukan pemecah belah,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimka dan diikuti jajaran pengurus ormas di wilayah tersebut sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah. (Red/Emha)







Tidak ada Respon