Muktamar Ke-35 NU Bersiap, Panitia Petakan Akomodasi hingga Pengamanan

oleh
Muktamar Ke-35 NU Bersiap, Panitia Petakan Akomodasi hingga Pengamanan

Jombang, Penamadura.com – Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi organisasi. Langkah awal ditandai dengan rapat koordinasi perdana yang digelar di Aula Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Rapat dipimpin Ketua OC Muktamar Ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan dihadiri Sekretaris Steering Committee (SC) M. Nuh, Sekretaris OC Amin Said Husni, jajaran PBNU, PWNU, PCNU, serta pengasuh dan pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai tuan rumah.

Gus Ipul menjelaskan, rapat koordinasi perdana menjadi fondasi awal untuk menyatukan persepsi seluruh unsur kepanitiaan sekaligus menyusun langkah strategis menuju pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.

“Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun rencana kerja yang akan menjadi pedoman seluruh kepanitiaan dalam mempersiapkan muktamar,” ujar Gus Ipul, Kamis (17/7/2026).

Menurutnya, seluruh hasil pembahasan akan dirumuskan dalam sebuah blueprint atau cetak biru penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU. Dokumen tersebut nantinya menjadi acuan bagi setiap bidang kepanitiaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Panitia saat ini mulai memetakan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari akomodasi peserta, konsumsi, lokasi persidangan komisi, sarana pendukung, hingga kesiapan arena pembukaan muktamar yang diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dan tamu undangan dari seluruh Indonesia.

“Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, nyaman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta maupun tamu undangan,” kata Gus Ipul.

Selain aspek teknis, panitia juga menyusun sistem pelayanan peserta, pengelolaan logistik, serta rekayasa mobilitas untuk mengantisipasi tingginya jumlah warga Nahdliyin yang akan hadir selama pelaksanaan muktamar.

Di sektor keamanan, panitia memastikan dukungan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai garda pengamanan kegiatan. Diperkirakan sebanyak 200 hingga 400 personel Banser akan disiagakan di berbagai titik strategis guna menjaga keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian acara.

“Pengamanan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan muktamar. Karena itu kami berkoordinasi dengan Banser dan berbagai pihak agar seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Gus Ipul.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, panitia akan menggelar rapat koordinasi secara berkala serta memanfaatkan komunikasi daring antarseksi agar setiap kendala dapat segera ditangani.

Di sisi lain, koordinasi juga terus dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, aparat keamanan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk sinergi dalam menyukseskan Muktamar Ke-35 NU.

Panitia berharap persiapan yang dilakukan sejak dini mampu menghadirkan penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU yang tertib, aman, lancar, sekaligus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan pelayanan kepada warga Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *