oleh

Istri Cawapres Sandiaga Uno Cuci Muka di Taman Sare Museum Keraton Sumenep, Kenapa..!

Penamadura.com, Sumenep 21 Maret 2019 – Menjelang Pemilu Presiden 2019 Istri Cawapres nomor urut 02  Hj. Nur Asia Uno melakukan silaturrahmi menyapa masyarakat Emak-Emak di Sumenep, Madura Jawa timur. Disela-sela kesibukannya Nur Asia Uno menyempatkan diri mengunjungi museum keraton Sumenep dan cuci muka di taman sare.

Kedatangan istri cawapres 02 yang juga pengusaha sukses tersebut disambut music tong-tong di depan labang misem keraton Sumenep, Hj. Nur Asia Uno, bersama rombongan langsung masuk kedalam Musim dengan di damping petugas museum langsung di arahkan ke Taman Sare yaitu taman pemandian putrid keraton Sumenep.

Saat memasuki pintu taman sare semua awak hanya beberapa orang rombongan yang diijinkan masuk, sementara sebagian pasukan pengamanan dan awak media menunggu diluar, didalam lokasi taman sare Nur Asia Uno mendapat penjelasan beberapa hal mistik di dalam taman sare tersebut.

Taman sare merupakan tempat pemandian para keluarga keraton tempo dulu dan memiliki beberapa pintu, dimana masing-masing pintu di yakini memiliki manfaat berbeda-beda, antara lain orang yang mencuci muka ditaman sare bisa awet muda, dimudahkan mendapatkan jodoh dan dipermudah menggapai keinginannya.

“terharu sekali karena banyak sekali peninggalan sejarah disini dimana seluruh dunia bisa mengunjungi Indonesia dengan kekayaan budayanya,” kata Nur Asia Uno, usai berkunjung ke musem Keraton Sumenep.

Nur Asia mengaku sempat mencuci muka di taman sare karena sesuai informasi dari petugas yang mengantarkannya katanya biar awet muda, sehigga ia bersama sejumlah rombongan yang menemaninya sempat melakukan cuci muka sambil menikmati keindahan taman sare dengan bermacam-macam ikan didalamnya.

“tadi seaya cuci muka katanya biar awet muda,” terangnya sambil tersenyum.

Istrti sandiaga Uno yang baru pertamakali ke Madura mengaku sangat kagum melihat kekayaan budaya yang ada didalam musem termasuk peninggalan kerajaan yang sangat menakjubkan seperti Al-qur’an yang hanya di tulis dalam satu malam.

“saya takjub melihat banyak kekayaan budaya disini seperti ada Al-qur’an yang ditulis tangan oleh raja dalam satu malam,” terangnya.

Nur Asia, berharap seluruh kekayaan budaya didalam museum keraton sumenep bisa dijaga dan gali lagi segala potensi kekayaan budaya yang ada di Sumenep supaya seluruh dunia bisa mengetahuinya.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed