oleh

Istri Sandiaga Uno Bertemu Emak-Emak Muslimat, Ini Curhat Emak-Emak di Sumenep

Penamadura.com, Sumenep 21 Maret 2019 – Silaturrahmi istri cawapres Sandiaga Uno, Nur Asia Uno di Pompes Nurul Islam Karang Cempaka Bluto Sumenep dicurhati Emak-Emak Muslimat soal kartu tani, Emak-Emak mengeluhkan ribetnya penggunaan kartu tani saat akan melakukan transaksi pembelian pupuk.

Kedatangan Hj Nur Asia Uno disambut meriah ratusan Emak-Emak dan Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Islam Asuhan KH. Ramdlan Siraj. Kedatangan Istri cawapres 02 tersebut meminta do’a dan dukungan emak-emak muslimat dan santriwati serta para ulama agar Prabowo Sandi bisa mewujudkan Indonesia Adil Makmur jika nanti terpilih jadi Presiden dan Wapres 2019-2024.

Salah seorang Emak-emak tiba-tiba menghampiri Nur Asia Uno untuk curhat soal kartu tani yang diluncurkan Pemerintah untuk membantu meringankan beban para petani, namun kenyataannya ternyata kartu tani yang dimiliki para petani justru menambah pekerjaan bagi petani saat akan melakukan penebusan pupuk di kios.

Menurut Nadzifah, saya ingin menyampaikan mewakilli kelompok tani khususnya pemilik kios dari tahun 2017 kemaren, kami keberatan dengan adanya kartu tani ini, lalu menunjukkan kartu tani miliknya, pemerintah menganggap ini ini cara terbaik tapi bagi kami tidak.

Nadzifah, melanjutkan karena petani harus melakukan gesek tiga kali saat akan menebus pupuk di kios, pertami kita harus menggesek kartu tani untuk melihat apakah kita ada jatahnya, kedua kita harus mentransfer uang ke kartu tani, karena dikartu tani itu tidak ada uangnya, setelah kita mentransfer uang baru kita melakukan transaksi pembelian pupuk.

“kalau menurut akan sehat menurut saya ini sangat tidak masuk akal gitu,” kata Nadzifah, keluhknya kepada Nur Asia Uno saat curhat emak-emak pada Rabu (20/03/2019) di Bluto Sumenep.

Menurutnya kartu tani tersebut sangat tidak efektif karena petani saat akan menebus pupuk tidak cukup hanya membawa kartu tani saja namun harus membawa uang cash untuk menebus pupuk di kios, sehingga sebaiknya kartu tani itu dihapus saja.

“menurut saya ini sebaiknya di hapus saja, kami sangat menunggu itu,” terang Nadzifah.

Sementara itu Nur Asia Uno, menyampaikan terimakasih masukan dari emak-emak soal kartu tani, curhatan tersebut akan menjadi masukan untuk disampaikan kepada Prabowo Sandi nanti.

“Imput masukan aja untuk disampaikan mengenai petani kalau prabowo sandi menang, yang penting emak-emak nanti 17 April jangan sampai golput,” terang Nur Asia Uno, usai bertemu curhat dengan Emak-emak muslimat. Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed