Tiga Prajurit TNI Gugur, Said Abdullah Minta PBB Seret Israel ke ICC

oleh
Tiga Prajurit TNI Gugur, Said Abdullah Minta PBB Seret Israel ke ICC

Internasional, Penamadura.com – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil langkah tegas terhadap Israel menyusul gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian di Lebanon.

Said menyampaikan duka mendalam atas insiden yang menimpa pasukan penjaga perdamaian di bawah bendera PBB tersebut. Ia menilai serangan terhadap pasukan internasional merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang tidak bisa dibiarkan.

Menurutnya, rangkaian serangan yang terjadi terhadap fasilitas dan personel PBB menunjukkan adanya sikap abai terhadap aturan global. Ia menegaskan, kondisi ini mencerminkan lemahnya penegakan hukum internasional jika tidak segera ditindaklanjuti.

Said pun mendorong lembaga-lembaga di bawah PBB, termasuk Dewan Keamanan dan Mahkamah Internasional, untuk segera mengambil tindakan konkret. Ia juga mengusulkan agar kasus ini dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) guna memastikan adanya pertanggungjawaban hukum.

Lebih lanjut, ia menilai tindakan militer yang menyebabkan korban jiwa dari pasukan perdamaian berpotensi masuk dalam kategori pelanggaran berat, seperti kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Selain itu, Said meminta Israel untuk bertanggung jawab secara terbuka, termasuk menyampaikan permintaan maaf resmi kepada komunitas internasional serta bersedia menjalani proses hukum yang berlaku.

Ia juga mengajak negara-negara di dunia untuk meningkatkan tekanan diplomatik sebagai bentuk solidaritas terhadap penegakan hukum internasional. Menurutnya, langkah kolektif diperlukan agar insiden serupa tidak kembali terulang.

Di sisi lain, Said menekankan bahwa tragedi ini bukan hanya menjadi duka bagi Indonesia, tetapi juga menjadi ujian bagi kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menjaga perdamaian dunia.

Ia berharap PBB dapat menunjukkan peran nyata dalam merespons konflik dan melindungi pasukan perdamaian yang bertugas di berbagai wilayah konflik. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *