oleh

Sepuluh Warganya Positif COVID-19, Satu RT Lakukan Pengetatan Prokes

Pena Madura, Sumenep, 22 Juni 2021 – Sepuluh warganya terpapar covid-19 dua diantaranya meninggal dunia, warga satu RT dikelurahan Kepanjin Kabupaten Sumenep, jawa timur, di lockdown.

Lurah Kepanjin, Ernawati, mengatakan lockdown akan dilakukan selama 2 pekan ke depan berlaku sejak 20 juni hingga 4 juli 2021 mendatang, selama lockdown seluruh aktifitas warga seperti pengajian dan perkumpulan atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan sementara ditiadakan untuk memutus penyebaran covid-19.

“disini ada sepuluh yang terdampak covid, akhirnya kita menghimbau agar tidak menyebar kepada warga lain, kita lockdown dulu selama penyembuhan begitu, dan juga kita menghimbau kepada warga semua terkait kumpulan pengajian itu semua kita dihentikan dulu, kata Lurah Kepanjin, Ernawati, Selasa (22/06/2021).

Bahkan diantara sepuluh yang positif covid-19, ada yang meninggal dua orang dalam satu keluarga dan memang usianya sudah lanjut dan mereka memiliki penyakit bawaan.
“yang meninggal dua karena dia sudah usia dia usianya kurang lebih 70 dan dia juga punya penyakit bawaan,” terangnya menambahkan.

Satgas covid -19 Kabupaten telah melakukan tracing, testing dan treatmen di khususnya di RT tersebut, bagi warga yang dinyatakan positif covid-19 langsung dilakukan isolasi di ruang isolasi covid -19 atau rumah isolasi darurat covid-19 (RIDC) di kecamatan batuan.

“ini sudah sepakat di tim gugus baik Kabupaten maupun Kecamatan dan sector yang terkait, itu dilakukan pengetatan jadi bukan lockdown, pengetatan itu dilakukan beberapa kegiatan ada tim yang bergerak untuk mengawasi protocol kesehatan 5 M itu atau 3 M, kemudian yang kedua kita lakukan tracking, terang Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono.

Satgas covid-19 Kabupaten Sumenep saat ini terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi di seluruh Kecamatan di Kabupaten sumenep baik di wilayah daratan maupun kepuluan guna mencegah penyebaran covid-19 semakin meluas.(Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed