Inovasi Pelayanan Publik Pemkab Sumenep Jadi Rujukan Daerah Lain

oleh
Oplus_16908288

SUMENEP, Penamadura.com – Berbagai inovasi yang laksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik terus mendapat perhatian dari daerah lain.

Terbaru, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan kunjungan studi komparasi ke Kabupaten Sumenep terkait sejumlah program yang dinilai berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kunjungan yang berlangsung di Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamis (18/6/2026), diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, bersama jajaran pemerintah daerah.

Rombongan Pemkab Sleman dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agung Armawanta, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Sleman mempelajari berbagai inovasi yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Salah satunya program Guru Ngaji Plus, yakni pemberian insentif kepada guru ngaji sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis mereka dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.

Selain Guru Ngaji Plus, rombongan Pemkab Sleman juga mendalami pelaksanaan Camat Award, sebuah program evaluasi dan penilaian kinerja kecamatan yang dirancang untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan wilayah, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, menyambut baik kunjungan studi komparasi tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wadah yang efektif untuk saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik antar pemerintah daerah.

Dia berharap berbagai inovasi yang telah diterapkan di Kabupaten Sumenep dapat memberikan manfaat serta menjadi referensi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

“Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antardaerah sekaligus menjadi ruang bertukar inovasi untuk mewujudkan pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *