oleh

Aksi Bejat Pria 46 Tahun Terbongkar Setelah Gagahi Bocah 11 Tahun di Rumahnya

Pena Madura, Sumenep 27 Juli 2022 – seorang bocah 11 tahun menjadi korban penculikan dan pemerkosaan warga bernama ZT (46) warga Dusun Tambak Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.

Kelakukan pria 46 tahun itu sangat menyita perhatian karena pelaku diduga salah satu orang yang cukup terpandang di desanya, sehingga kejadian tersebut membuat warga terkejut karena tidak menyangka tersangka tega melakukan perbuatan terlarang tersebut.

Aksi bejat tersebut dilakukan tersangka karena diduga tersangka sedang kalab setelah menenggak obat kuat, sehingga saat melihat korban melintas di jalan raya niat bejat tersangka muncul dan langsung memasukkan bocah 11 tahun tersebut ke dalam mobilnya Suzuki Ertiga warna putih Nopol M-1545-TA.

Saat didalam mobil itulah tersangka mulai melancarkan aksinya, pertama korban di bujuk dengan diberi uang Rp. 50 ribu, selanjutnya korban diajak ikut kerumahnya dan dijanjikan akan diberi uang Rp. 1 juta kalau korban mengikuti keinginan tersangka, korban yang masih bocah dan polos itu tidak bisa berbuat banyak.

“korban Bunga sewaktu di dalam mobil dikasih uang sebesar Rp 50.000,- dan kalau mau akan ditambah Rp 1.000.000, selanjutnya korban  disetubuhi dirumahnya,” kata kasi humas polres sumenep, Akp. Widiarti dalam rilis tertulisnya, selasa (26/07/2022).

Sampai di rumahnya di desa jambu korban langsung dibawa ke dalam kamar, kondisi rumah yang sepi membuat tersangka dengan leluasa menodai kesucian korban yang masih polos tersebut, setelah melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka meninggalkan korban didalam rumahnya, saat itulah korban berusaha kabur sampai akhirnya bertemu orang yang menolongnya.

Kejadian tersebut dilaporkan ke pihak desa dan pihak desa meneruskan ke kepolisian, tak lama kemudian polisi langsung mengamankan tersangka bersama sejumlah barang bukti mobil, obat kuat dan cincin milik tersangka, sedangkan dari korban baju dan uang tunai 50 ribu rupiah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka di jerat Pasal 81 ayat 1, 2, dan/atau Pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 huruf e UU RI No 17 Tahun 2016 atas perubahan UU  No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda 5 Milyar(Man/EMha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed