12

Tingkatkan Kualitas Guru Pendamping UKS/M, Bagian Kesra Pemkab Sumenep Gelar Pelatihan

Pena Madura
Bagian Kesra Pemkab Sumenep Gelar Pelatihan Guru Pendamping UKS/M 2026 di Sumenep
A-AA+A++

Sumenep, Penamadura.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas guru pendamping serta kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan di lingkungan sekolah, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar pelatihan bagi guru pendamping Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kabupaten Sumenep, Kamis (29/10/2026), tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Tim Pembina UKS/M Provinsi Jawa Timur, pemerhati UKS/M Provinsi Jawa Timur, serta Tim Pembina UKS/M Kabupaten Sumenep.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Sumenep, Moh. Said, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan para guru pendamping dalam menjalankan program UKS/M, khususnya terkait pembinaan dan pendidikan kesehatan bagi siswa di sekolah maupun madrasah.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru pendamping dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, khususnya dalam pembinaan serta pelaksanaan program kesehatan siswa di sekolah dan madrasah,” kata Abd. Said, Kamis (29/10/2026).

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Sumenep dalam meningkatkan koordinasi, sinergi, pembinaan, serta penguatan pelaksanaan program UKS/M di Kabupaten Sumenep tahun 2026.

Adapun peserta pelatihan guru UKS/M, kader kesehatan remaja, dan Tiwisada berjumlah 60 orang. Mereka berasal dari tiga unsur lembaga pendidikan, yakni 10 lembaga di bawah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, 30 lembaga di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, serta 20 lembaga di bawah Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program UKS/M tahun 2025/2026 sekaligus memperkuat kapasitas Tim Pembina UKS/M di Kabupaten Sumenep.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan partisipasi dan peran aktif Tim Pembina UKS/M Kecamatan, Tim Pelaksana UKS/M, serta para pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini sekaligus untuk membangun sinergi antara Tim Pembina UKS/M Kabupaten, Tim Pembina UKS/M Kecamatan, dan Tim Pelaksana UKS/M di sekolah maupun madrasah.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai pembina dan pelaksana program UKS/M. Sementara itu, kader kesehatan remaja dan Tiwisada diharapkan memiliki pengetahuan serta keterampilan yang lebih baik dalam mendeteksi secara dini berbagai permasalahan kesehatan di lingkungan sekolah.

Tidak hanya itu, para kader juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Dengan adanya kegiatan tersebut, pelaksanaan program UKS/M di Kabupaten Sumenep diharapkan semakin optimal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi, dan sinergi seluruh pihak terkait.(Man/red)