Program Beasiswa KIP Diduga Jadi Bancakan, Rektor UNIBA Madura; Itu Bohong

oleh
Program Beasiswa KIP Diduga Jadi Bancakan, Rektor UNIBA Madura; Itu Bohong

Pena Madura, Sumenep, 16 Agustus 2024 – Program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang seharusnya bisa membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu, di UNIBA Madura justru diduga menjadi bancakan oknum tak bertanggung jawab.

Seorang oknum berinisial “D” dikabarkan menawarkan beasiswa KIP kepada mahasiswa baru UNIBA Madura dengan syarat harus membayar uang sebesar Rp2 juta terlebih dahulu.

Oknum ini diduga beroperasi di wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep, dan telah menargetkan sedikitnya lima mahasiswa baru UNIBA.

Para mahasiswa dimaksud, bersama orang tua mereka, diminta untuk membayar uang jika ingin mendapatkan beasiswa KIP yang sebenarnya tidak dipungut biaya.

Orang tua mahasiswa yang mempercayai tawaran tersebut bahkan ada yang rela mencari pinjaman dan menggadaikan perhiasan demi memenuhi permintaan uang tersebut.

Menanggapi hal ini, Rektor UNIBA Madura, Rachmad Hidayat, dengan tegas menyatakan bahwa tindakan oknum tersebut tidak benar dan merupakan kebohongan.

“Tidak ada. Kami di UNIBA saat ini belum memutuskan apakah mahasiswa baru akan diajukan untuk mendapatkan beasiswa KIP atau tidak. Kok, (sudah) berani ada yang menjanjikan,” ungkap Rachmad.

Rektor Rachmad juga menambahkan bahwa jika nantinya ada mahasiswa yang mendapatkan beasiswa KIP, hal tersebut akan melalui jalur resmi dan langsung dari pihak rektorat tanpa dipungut biaya apapun.

“Kalau ada yang menjanjikan selain Rektor, itu bohong. Dan untuk beasiswa KIP, tidak ada biaya sama sekali, baik dalam pendaftaran maupun setelah mendapatkan beasiswa,” tegasnya. (Red/Emha).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *