7

Hari Jadi Sumenep Ke-756, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Pena Madura
Hari Jadi Sumenep Ke-756, Bupati Fauzi Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
A-AA+A++

Sumenep, Penamadura.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep 2026.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan sejarah daerah, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Fauzi di sela-sela Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 di depan Masjid Jamik Sumenep, Sabtu (17/10/2026).

“Hari Jadi Kabupaten Sumenep bukan sekadar peringatan perjalanan sejarah, tetapi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan,” kata Fauzi.

Ia menegaskan, persatuan dan gotong royong merupakan modal utama untuk mendorong kemajuan daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberagaman latar belakang, suku, budaya, serta kondisi geografis wilayah daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah.

“Perbedaan merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita bisa membangun Kabupaten Sumenep menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing.

Ia menyebut, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan dan program pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan, partisipasi, serta kerja sama berbagai elemen masyarakat.

“Kemajuan Kabupaten Sumenep membutuhkan partisipasi seluruh pihak, karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen lainnya,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep mampu memperkuat kesadaran bersama bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab seluruh pihak.

Sementara itu, Prosesi Arya Wiraraja dan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan tradisi dan seni budaya Sumenep.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana merawat warisan budaya serta memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.

Bagi Fauzi, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan budaya perlu terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui partisipasi aktif dalam pembangunan.

“Kami mengharapkan semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Sumenep unggul, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.