oleh

Bertahun-tahun Jalan Desa ini Belum Tersentuh Aspal, Wakil Ketua DPRD, M. Sukri Minta Pemkab Turun Tangan

Pena Madura, Sumenep 16 Agustus 2022 – Wakil ketua DPRD, M. Sukri mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep segera mengambil alih pembangunan jalan Desa yang tak kunjung dibangun oleh Pemerintah Desa, seperti di Desa Kolo-kolo Kecamatan Arjasa Pulau Kangean.

Lambannya pembangunan jalan aspal di pelosok pedesaan khususnya di wilayah kepulauan, mendapat perhatian khusus wakil ketua DPRD Sumenep, M. Sukri. Politisi muda PPP tersebut meminta Pemerintah Kabupaten segera mengambil alih pembangunan jalan pedesaan agar pemerataan pembagunan jalan di desa segera merata.

Hal tersebut merujuk pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan (UU 2/2022) yang sudah disahkan pada 12 Januari 2022.

Undang-undang tersebut mengatakan wewenang pembangunan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, dapat diambil alih pemerintah pusat, sebagaimana ketentuan dalam Pasal 15 Ayat 3, Pasal 16 Ayat 4, dan Pasal 16A Ayat 3. Penjelasan lebih lanjut akan diatur dalam peraturan pemerintah sebagai turunan dari UU 2/2022.

“saya sudah bicara dengan Sekda dan Bappeda agar jalan yang ke selatan itu bisa diambil alih Pemerintah Kabupaten pengerjaannya soal tekhnisnya nanti bisa diatur sesuai regulasi yang ada,” kata Wakil ketua DPRD Sumenep, M. Sukri, Selasa (16/08/2022)

Wakil ketua DPRD putra kepulauan tersebut rencananya akan turun ke Kangean untuk menindaklanjuti pembicaraan tersebut dengan Kepala desa agar segera disiapkan apa yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten terkait regulasinya, sehingga hal itu akan membantu meringangkan beban bagi Desa-desa yang sampai saat ini jalannya masih banyak belum dilakukan pengaspalan seperti Kolo-kolo bagian selatan, terangnya.

Sekedar perlu diketahui, setiap tahun warga Kolo-kolo selatan selalu gotong royong memperbaiki jalan agar bisa dilalui kendaraan, karena meski setiap tahun dilakukan perbaikan ketika musim hujan jalan akan kembali rusak dan diperbaiki lagi setiap tahun.(Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed