13

Bupati Sumenep Dorong Piala AF Sport U-17 Jadi Jalan Pemain Muda Menuju Liga 4

Pena Madura
Bupati Sumenep Dorong Piala AF Sport U-17 Jadi Jalan Pemain Muda Menuju Liga 4
A-AA+A++

SUMENEP – Persiapan pelaksanaan Piala AF Sport U-17 Kabupaten Sumenep terus dimatangkan. Turnamen yang dijadwalkan mulai bergulir pada 10 Oktober 2026 tersebut diproyeksikan menjadi wadah bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan serta dukungan pelatih yang kompeten.

Menurutnya, Piala AF Sport U-17 menjadi salah satu ruang bagi anak muda Sumenep untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep selama ini tentu kami sangat mendukung masyarakat, khususnya anak muda dalam mengembangkan potensinya, termasuk di bidang olahraga, salah satunya sepak bola,” ujar Achmad Fauzi dalam Talk Show Persiapan Piala AF Sport U-17, Selasa (22/09/2026).

Ia menilai keberadaan kompetisi saja belum cukup untuk menghasilkan atlet yang berkembang. Karena itu, peran pelatih yang memiliki kompetensi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan pemain.

“Kami menyadari tentu, kalau untuk olahraga pengembangan potensi atlet harus didukung juga dengan hadirnya pelatih yang kompeten,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Piala AF Sport U-17 juga diarahkan untuk menjaring pemain potensial dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Pemain yang dinilai memiliki kemampuan diharapkan mendapat kesempatan untuk mengikuti proses seleksi menuju Liga 4.

“Kami juga memberikan wadah seluas-luasnya bagi para atlet Sumenep, salah satunya melalui Piala AF Sport U-17 ini. Kami ingin menjaring pemain-pemain andal yang ada di kecamatan. Nantinya, mereka juga akan kami siapkan berkesempatan mengikuti seleksi Liga 4,” jelasnya.

Bupati meminta para pemain yang akan ambil bagian dalam turnamen tersebut mempersiapkan diri sebaik mungkin. Performa pemain selama kompetisi nantinya menjadi bagian dari proses pemantauan.

“Harapan kami, para atlet bisa mempersiapkan diri secara maksimal dan memberikan performa terbaiknya, karena nanti akan diseleksi oleh para pelatih yang ada di masing-masing kecamatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah mengatakan pihaknya masih melakukan pematangan terhadap konsep dan teknis pelaksanaan Piala AF Sport U-17.

Sejumlah aspek masih dibahas, termasuk persyaratan peserta, mekanisme keikutsertaan kecamatan, model kompetisi hingga jadwal pertandingan.

“Jadi saat ini proses pematangan konsep yang akan kita laksanakan terkait dengan teknis kegiatan yang akan kita laksanakan. Insya Allah akan di-start mulai 10 Oktober 2026,” ungkap Febmi.

Ia menjelaskan, konsep keikutsertaan peserta akan dibuat lebih fleksibel sesuai arahan pemerintah daerah. Namun, fleksibilitas tersebut tetap harus berjalan sesuai regulasi sepak bola yang berlaku.

“Pak Bupati ingin ini lebih fleksibel terkait dengan keikutsertaan kecamatan masing-masing kecamatan, tapi tidak mengesampingkan teknis regulasi yang ada di sepak bola PSSI itu sendiri,” jelasnya.

Askab PSSI Sumenep, lanjut Febmi, masih menyelesaikan sejumlah detail sebelum regulasi resmi diumumkan kepada calon peserta.

“Nanti sesegera mungkin akan kita rilis. Teknis persyaratannya, model kompetisinya, time schedule-nya, kemudian lain-lain akan segera kita rilis,” ujarnya.

Febmi mengakui sejumlah pihak sudah mulai menanyakan pelaksanaan Piala AF Sport U-17, termasuk mengenai mekanisme dan persyaratan keikutsertaan.

Namun, Askab PSSI Sumenep memilih memastikan seluruh konsep benar-benar matang sebelum regulasi tersebut disampaikan secara resmi.

“Jadi biar nanti sudah bisa ditetapkan, mantap. Jadi kita selesaikan aja dulu. Karena memang banyak yang bertanya sudah terkait dengan adanya kompetisi ini. Insya Allah secepatnya kita rilis,” tandasnya.

Dengan kick off yang dijadwalkan pada 10 Oktober 2026, Piala AF Sport U-17 diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi antarpemain muda, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan penjaringan talenta sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. (Red/Emha)