Tersangka Pembunuhan di Bangkes Pamekasan Ternyata Adik Kandung Korban

oleh
Tersangka Pembunuhan di Bangkes Pamekasan Ternyata Adik Kandung Korban
banner 468x60

Pena Madura, Pamekasan, 17 Mei 2022 – Mengejutkan, pelaku pembunuhan di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pemekasan, Madura, Jawa Timur, ternyata adik kandung korban.

Hal itu terungkap setalah penyelidikan dan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang seksama oleh pihak Satreskrim Polres Pamekasan.

banner 336x280

Kepolisian saat ini telah menemukan dan lakukan penetapan tersangka laki-laki inisial MH, 30, atas dugaan kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah pelataran rumah pada malam hari di Desa Bangkes, Kamis, 4 Mei 2022 lalu.

Secara meyakinkan pihak kepolisian menetapkan dengan cepat pelaku pembunuh itu yang tidak lain merupakan adik kandung dari korban. Tepatnya

Menurut Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Trianto, tim Polres Pamekasan berhasil amankan pelaku pembunuhan pada seseorang lelaki berinisial MM. Setelah diselidiki ternyata merupakan adik kandung dari sang korban yang tewas bersimbah darah dengan luka di bagian tubuhnya pada malam itu.

Hal ini disampaikan langsung AKBP Rogib Trianto pada wartawan dan saat melakukan jumpa media di Gedung Bhayangkara, Mapolres Pamekasan Jl stadion, Kecamatan Pamekasan kota, Selasa sore.

Kapolres AKBP Rogib Trianto juga menyampaikan terjadinya pembunuhan kepada MM yang masih kakak kandungnya, lantaran saat haul orang tuanya, korban menyalakan sound sistem keras atau berlebihan. Nah, kemudian sesaat setelah itu, korban mengunci pintu rumahnya lalu pergi begitu saja tanpa alasan.

“Awalnya korban lempar batu kepada tersangka yakni MH sehingga mengenai tubuhnya. Lalu kemudian korban dirasa membawa sajam oleh tersangka maka bergegas mengambil pedang di dalam rumahnya,” ungkap Rogib pada media.

Selanjutnya, Kapolres jabarkan, melihat itu, sang tersangka yang masih berusia 30 tahun asal dusun Lekoh Barat Desa Bangkes itu langsung menganiaya korban dengan senjata tajam yang dibawa. Lalu tim Reskrim Pamekasan telah amankan yang bersangkutan dengan berbagai barang bukti serta data hasil identifikasi Satreskim Polres Pamekasan juga.

“Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan diantarnya satu pedang, batu bata pada saat korban lempar kepada tersangka dan kayu,” tegasnya lagi.

AKBP Rogib Trianto juga menyampaikan, selama proses penyelidikan dan penyidikan tersangka tersebut, mengaku dan merasa penyesalan mendalam. Terutama atas akibat fatal dari perbuatannya yang menyebabkan kematian korban yang merupakan kakak kandung sendiri.

“Tersangka dikenakan pasal 338 subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun kurungan penjara,” ungkapnya. (Yud/Emha).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *