Jannatul Baqi, Destinasi Ziarah Bersejarah di Madinah yang Hanya Dibuka pada Waktu Tertentu

oleh
Jannatul Baqi, Destinasi Ziarah Bersejarah di Madinah yang Hanya Dibuka pada Waktu Tertentu

Madinah, Penamadura.com Pemakaman Jannatul Baqi menjadi salah satu destinasi ziarah yang banyak dikunjungi jemaah saat berada di Kota Madinah. Berlokasi di sisi timur Masjid Nabawi, kompleks pemakaman ini menyimpan nilai sejarah tinggi karena menjadi tempat dimakamkannya ribuan sahabat Nabi Muhammad SAW, keluarga Rasulullah, serta para syuhada.

Jannatul Baqi dikenal sebagai pemakaman tertua di Madinah. Di kawasan ini dimakamkan sekitar 10 ribu sahabat Nabi, di antaranya Khalifah Utsman bin Affan, putri Rasulullah Fatimah Az-Zahra, para istri Nabi Muhammad SAW, dan sejumlah tokoh penting dalam sejarah Islam.

Akses menuju Baqi berada di dekat Gate 365 Masjid Nabawi. Namun, area pemakaman hanya dapat dimasuki oleh laki-laki, sementara jemaah perempuan tidak diperkenankan masuk ke dalam kompleks makam.

Selain itu, waktu kunjungan juga dibatasi, yakni setelah salat Subuh dan setelah salat Ashar. Selama berada di dalam area pemakaman, pengunjung diwajibkan mematuhi aturan yang berlaku, seperti tidak mengambil foto maupun video serta terus berjalan mengikuti jalur yang telah ditentukan petugas.

Petugas Pembimbing Ibadah Haji Indonesia 2026, Ustaz Agususanto, mengingatkan agar setiap jemaah menjaga niat ketika berziarah ke Baqi. Menurutnya, ziarah dilakukan untuk mengingat kematian dan mengambil pelajaran, sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam.

Ia juga mengimbau agar pengunjung tidak berbicara keras, tidak membuat keramaian, serta tidak membawa atau membentangkan spanduk maupun tulisan apa pun di area pemakaman.

Selama berziarah, jemaah dianjurkan berjalan dengan tertib sambil membaca shalawat dan doa bagi ahli kubur tanpa berhenti terlalu lama di depan makam. Setelah menyelesaikan rute yang telah ditentukan, pengunjung diminta segera keluar dengan tertib tanpa berdesak-desakan maupun berfoto bersama.

Kesederhanaan menjadi ciri khas Jannatul Baqi. Seluruh makam ditandai dengan batu sederhana tanpa nisan megah ataupun tulisan nama, mencerminkan nilai kesetaraan dan kerendahan hati dalam tradisi Islam.

(M. Hariri, Media Center Haji 2026)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *