oleh

Hoyyibah Kembali Dipercaya Rakyat Pimpin Desa Larangan Slampar

Pena Madura, Pamekasan, 27 April 2022 – Gelaran Akbar pemilihan Kepala Desa atau Pilkades serentak tahun 2022 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur sudah purna. Tercatat sebanyak 72 Desa se Bumi Gerbang Salam telah sukses lakukan pelaksanaan pemilihan dan berjalan dengan aman sesuai dengan harapan berbagai pihak yang selama ini mengkhawatirkan.

Sebelumnya disetiap rangkaian agenda Pilkades tersebut terus berkembang dinamika yang kuat di Kabupaten Pamekasan. Hingga selepas hari Kartini lalu, tepatnya pada hari Sabtu, 23 April 2022, ratusan ribu rakyat menentukan pemimpin wilayah desanya untuk periode 6 tahun kedepannya.

Buktinya, seolah dengan semangat Ibu Kartini di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, seorang calon kades wanita, Hoyyibah, juga berkontestasi bersama 3 calon kades lainnya untuk memeriahkan pesta demokrasi pilkades tersebut. Bahkan kades wanita incumben ini mendapatkan suara telak di setiap bilik suara yang tersebar, mengalahkan para calon lainnya dengan suara signifikan.

“Dalam pesta demokrasi itu, ada 4 orang yang mencalonkan diri untuk mengabdikan diri di desa tersebut,” ungkap mustahep, suami Hoyyibah, Rabu pagi.

Nah, sesuai penetapan calon kades dari keempat calon itu, terdiri dari 3 orang laiki-laki dan 1 orang perempuan. Diantaranya yaitu Hoyyibah, kemudian ada Agus Hartono Putra, Taufik, dan Moh. Romliyanto yang semua berderet duduk di panggung TPS Utama desa setempat.

Nah, hal mengejutkan dari hasil pemilihan kepala desa Larangan Slampar ialah hasil perolehan suara yang didapatkan oleh calon nomor 1, Hoyyibah. Tak dinyana wanita asal Desa Larangan Slampar itu memenangkan kontestasi. Itu setelah dilakukan rekapitulasi dan penghitungan menyeluruh.

Hoyyibah berhasil memenangkan Pilkades dengan total suara 1.887 dari 3.271 total keseluruhan surat suara. Sedangkan ironisnya, pada calon nomor urut 2 tidak mendapatkan suara sama sekali alias Nol.

Dalam hal ini persaingan suara yang menegangkan ialah antara cakades nomor urut 1, Hoyyibah dengan cakades nomor urut 4, Moh. Romliyanto, Dengan selisih 504 suara. Pasalnya, bisa dinilai kepercayaan masyarakat setempat terhadap kepemimpinan wanita kuat ini masih baik bahkan lebih bagus lagi untuk diamanahi kepemimpinan 6 tahun kedepan.

Hoyyibah, sebagai salah satu wanita yang terpilih dan memenangkan kontestasi pada pemilihan kepala desa Larangan Slampar tersebut mengungkapkan terima kasihnya kepada masyarakat yang sudah mempercayainya menjadi pemenang. Semua akan semakin kuat jika kemudian semua lapisan masyarakat kembali bersatu memajukan dan sejahtera desa Larangan Slampar selanjutnya.

“Gender bukanlah penghalang bagi mereka yang benar-benar ingin mencapai impiannya. Dan kami termotivasi dengan semangat Ra Kartini,” ujar Hoyyibah. (Yud/Emha).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed