Penamadura.com, Sumenep 09 September 2026 – Musibah kebakaran hebat yang me¹landa dua bangunan semi permanen berupa bengkel motor dan warung makan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyisakan duka mendalam bagi para korban
Tempat yang selama ini menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya tersebut ludes dilalap si jago merah. Untuk meringankan beban para korban, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep memberikan bantuan agar mereka dapat kembali menjalankan aktivitas usahanya.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan para korban setiap hari mengandalkan tempat usaha tersebut sebagai sumber mata pencaharian untuk menghidupi keluarganya.
Namun, akibat musibah kebakaran, para korban kehilangan tempat usaha sekaligus sumber pendapatannya.
“Mereka sudah kehilangan pekerjaan karena tempat usaha dan isinya terbakar. Karena itu, Baznas harus hadir membantu agar mereka bisa kembali beraktivitas dan bekerja,” kata Ahmad Rahman, Ketua Baznas Sumenep, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas Sumenep terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk kembali bangkit setelah kehilangan sumber penghasilan
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka memulai kembali usahanya,” ujarnya.
Diketahui, korban kebakaran tersebut yakni Abdul Kifli, pemilik bengkel motor, dan Sulistiyono, pemilik warung makan. Keduanya merupakan pemilik dua bangunan semi permanen yang berada di Jalan Yos Sudarso, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.
Kebakaran terjadi pada Senin (7/9/2026) malam. Saat kejadian, kedua bangunan tersebut dalam kondisi sudah tutup dan para pemilik telah pulang ke rumah masing-masing.
Akibat kebakaran tersebut, kedua bangunan beserta sejumlah barang di dalamnya ludes tak ada barang yang bisa diselamatkan. Kehadiran Baznas Sumenep diharapkan dapat membantu para korban untuk kembali menata kehidupan dan melanjutkan usaha mereka.(Man/red)





