oleh

Rumah Pedagang Minuman Di Tengah Pemukiman Padat Penduduk Di Sumenep Ludes Terbakar

Pena Madura, Sumenep 05 Oktober 2019 – Sebuah rumah ditengah pemukiman padat penduduk di kelurahan Pajagalan Sumenep, Madura Jawa timur ludes terbakar, semua barang berharga didalam rumah tidak bisa diselamatkan.

Kejadian kebakaran terseut berlangsung sangat cepat, bangunan rumah yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian rumah, bahkan api sempat merembet ke rumah disebelahnya yang posisinya berdempetan sehingga membuat sejumlah warga panik dan berusaha langsung memadamkan api dan memanggil mobil pemadam.

Menurut salah satu warga yang menyaksikan, oktaviana (23) mengatakan kebakaran tersebut pertamakali diketaui salah satu anak  yang baru pulang dari sekolah melihat asap mengepul dari bagian atap rumah dan langsung berteriak memberitahukan kepada warga dilokasi.

“tadi ada anak baru pulang dari sekolah melihat asap keluar dari atap dan langsung memberitahukan warga,” kata oktaviana (23), warga Pajagalan, Sabtu (05/10/2019).

Saat kejadian penghuni rumah yang terbakar sedang berjualan es Lemon seperti biasa, Suryani (68) penghuni rumah tersebut mengaku dirinya baru saja pergi untuk bekerja berjualan minuman, tiba ia mendapatkan kabar rumahnya terbakar.

“tadi saya pergi sekitar pukul 9 pagi sekitar pukul 10 ada kabar katanya rumah ini terbakar kemudian saya langsung pulang,” kata Suryani (68) penghuni rumah yang terbakar.

Saat tiba di rumahnya ternyata seluruh bangunan sudah hangus tidak ada yang tersisa, ia kemuian langsung mencari uang yang disimpan didalam rumahnya ternyata sudah hangus.

“ini uang hasil jualan saya sehari-hari 4 juta lima ratus sudah hangus juga,” terang suryani.

Melihat kondisi rumahnya yang sudah jadi arang, suryani hanya bisa pasrah sambil memegang uang sisa yang terbakar.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed