Pena Madura, Sumenep 03 Mei 2023 – Infrastruktur jalan umu di kepulauan Sumenep tidak hanya hanya banyak yang rusak parah, namun banyak daerah kondisi jalannya masih tanah atau belum tersentuh aspal, kondisi tersebut membuat sejumlah warga memutuskan urunan untuk membuat jalan beton atau cor semen.
Sebagian besar jalan umum yang menghubungkan antar satu Desa dengan Desa yang lain masih belum berupa jalan tanah atau belum tersentuh jalan aspal, ketika musim kemarau hampir semua jalan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, namun saat musim hujan beberapa desa terisolir karena tidak bisa di jangkau kendaraan bermotor.
Dana desa miliaran rupiah setiap tahun yang digelontorkan Pemerintah belum banyak menyentuh infrastruktur jalan umum di pedesaan, kondisi ini membuat miris banyak pihak pihak Pemerintah menggelontorkan dana miliaran ke Desa tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan dari Desa.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar masyarakat di kepulauan harus rela urunan mengumpulkan dana untuk membangun sendiri jalan tersebut agar lebih layak dan nyaman dilalui kendaraan seperti di Desa Kolo-kolo Kecamatan Arjasa, warga laki-laki dan perempuan bahkan anak-anak kompak urunan dan kerja bakti membangunan jalan yang menghubungkan antar kampung atau dusun, seperti Kalepak, Pejentoa, Salengker menuju jembu.
“ini jalan dari Kalepak ketimur menuju Dusun Pajentoa karena warga ingin punya jalan nyaman dilewati warga sumbangan untuk membangun jalan beton/ cor semen” kata Mursid, tokoh masyarakat Kalepak, Sabtu (03/06/2023).
Sementara untuk anggaran dana pengecoran jalan dan belanja material kebutuhan seperti semen, pasir dan batu, warga dari berbagai dusun di Desa Kolo-kolo urunan baik yang ada di kangean maupun warga kangean yang sedang merantau ke luar negeri seperti Malaysia.

“mudah-mudahan saudara-saudara yang ada di Malaysia yang sudah nyumbang dimudahkan rizkinya, sumbangannya untuk jalan menjadi amal sholeh,” katanya.(Man/Emha)







