oleh

Operasi Yustisi Sumenep, Antisipasi Penularan Covid-19 Pasca Pilkades

Pena Madura, Sumenep, 1 Desember 2021 – untuk mengingatkan masyarakat agar tidak abai Protokol Kesehatan (Prokes) pasca gelaran pilkades serentak, satgas Covid-19 di Kabupaten Sumenep, madura, Jawa Timur, menggelar operasi yustisi.

Operasi yang digelar didepan Makodim 0827 itu sukses menjaring ratusan pengendara yang kedapatan tidak menggunakan masker. Mereka merupakan pengendara baik roda dua maupun roda empat yang digiring petugas.

Mereka yang melanggar prokes langsung diarahkan masuk ke halaman makodim. Mereka diperiksa terkait vaksinasinya serta diminta melakukan swab antigen. Sementara bagi yang pengendara yang belum vaksin diminta untuk vaksin ditempat guna menghindari terpapar covid-19.

Salah satu pengendara asal Kecamatan Batuputih, Marissa mengaku dirinya terjaring karena tidak menggunakan masker. Ia kemudian diminta swab antigen dan melakukan vaksinasi.

“Saya tadi tidak pakai masker. Ini baru selesai swab antigen dan vaksin juga. Saya kapok dan kedepan akan patuh prokes,” katanya, Rabu (1/12/2021)

Sementara Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep, Letkol Inf. Nur Cholis menerangkan, operasi tersebut untuk mengingatkan masyarakat agar tidak abai prokes.

“Operasi ini untuk mengingatkan masyarakat agar tetap patuh protokol kesehatan. Ini terbukti banyak yang tidak pakai masker,” kata Dandim.

Menurut Dandim, Kabupaten Sumenep yang baru selesai melaksanakan Pilkades serentak, menjadi kekhawatiran dari Satgas Covid-19 Sumenep.

“Kita kan baru Pilkades, takit ada penularan klaster pilkades. Tapi Alhamdulillah tidak ada. Dari 17 orang yang di swab semuanya negatif,” terangnya.

Selain itu, dalam operasi ini juga disediakan layanan vaksinasi, karena Kabuoaten Sumenep belum mencapai target herd immunity.

“Kami melakukan antisipasi dini, makanya kami sediakan vaksin juga karena capaian kita masih 38 persen. Kita terus gencarkan vaksinasi agar cepat tercapai target herd immunity,” Dandim melanjutkan.

Operasi yustisi itu kedepan akan terus digencarkan di berbagai wilayah di Sumenep. Apalagi sebentar lagi momentum Natal dan tahun baru agar tidak terjadi penularan covid-19 di Wilayah Sumenep. (Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed