Penamadura.com, Sumenep 14 Januari 2026 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan mutasi dan pelantikan terhadap sembilan pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Rabu (14/01/2026), bertempat di Pendopo Keraton Sumenep.
Bupati menegaskan, mutasi kali ini bukan sekadar seremonial rotasi rutin, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi agar mampu merespons berbagai tantangan pembangunan yang harus segera diselesaikan.
“Mutasi ini bukan formalitas atau seremonial belaka. Ini adalah upaya memastikan roda pemerintahan bergerak lebih cepat, lebih tepat, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (14/01/2026).
Menurutnya, tantangan pembangunan pada tahun 2026 menuntut kepemimpinan OPD yang adaptif, profesional, serta berorientasi pada hasil nyata. Oleh karena itu, penempatan pejabat dilakukan melalui evaluasi menyeluruh berbasis kinerja dan kompetensi.
“Saya ingin pejabat yang dilantik hari ini langsung bekerja, bukan berlama-lama beradaptasi,” tambahnya.
Adapun sembilan pejabat yang dimutasi dan dilantik yakni: Ferdiansyah Tetrajaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang sebelumnya menjabat Asisten III Setdakab Sumenep; Agus Dwi Saputra sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan; Moh. Iksan sebagai Kepala Dinas Pendidikan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar).
Selanjutnya, Anwar Syahroni sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang sebelumnya Kepala DPMD; Rahman Riadi sebagai Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2A) sebelumnya Kepala DPMPTSP; Heru Santoso sebagai Kepala DPMPTSP yang sebelumnya Kepala Dinas Ketenagakerjaan.
Kemudian Mustangin sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan yang sebelumnya Kepala Dinsos P2A; Faruk Hanafi sebagai Kepala Disbudporapar yang sebelumnya menjabat di Bapenda; serta Beni Irawan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang sebelumnya Kepala Brida.
Bupati Fauzi mengingatkan, sektor-sektor strategis seperti pendapatan daerah, pendidikan, sosial, pariwisata, dan investasi harus dikelola dengan pendekatan inovatif dan kolaboratif agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.
Prosesi pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep, jajaran Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala OPD, serta pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.(Man/Red)





