Lintasan Celukan Bawang–Jangkar Disiapkan Jadi Alternatif Penyeberangan Jawa–Bali

oleh
Lintasan Celukan Bawang–Jangkar Disiapkan Jadi Alternatif Penyeberangan Jawa–Bali

Surabaya, Penamadura.com PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyatakan kesiapan mendukung pengembangan lintasan penyeberangan Pelabuhan Celukan Bawang, Bali–Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, sebagai jalur alternatif untuk mendistribusikan arus kendaraan dan mengurangi kepadatan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, khususnya saat libur panjang dan puncak arus perjalanan.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Pengembangan lintasan Celukan Bawang–Jangkar dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk memperkuat konektivitas Jawa dan Bali, sekaligus menciptakan distribusi arus kendaraan yang lebih merata sehingga tidak hanya bertumpu pada lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah terus menyiapkan berbagai langkah untuk menghadirkan sistem penyeberangan yang lebih andal melalui optimalisasi pelabuhan alternatif.

“Pengembangan lintasan penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar merupakan salah satu upaya untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak seluruhnya terpusat di Ketapang–Gilimanuk. Dengan adanya alternatif lintasan ini, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin baik sekaligus dapat mengurangi kepadatan, terutama pada periode libur panjang,” ujar Dudy.

Ia menambahkan, keberhasilan proyek tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator pelabuhan hingga operator kapal penyeberangan agar implementasinya berjalan optimal.

Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar menegaskan pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pintu penyeberangan alternatif menuju Jawa Timur.

“Pelindo siap mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai alternatif penyeberangan menuju Pelabuhan Jangkar. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pilihan layanan bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi beban lalu lintas pada lintasan Ketapang–Gilimanuk,” kata Achmad.

Menurutnya, pengembangan lintasan tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga akan memperkuat jaringan logistik dan distribusi barang, khususnya di wilayah Bali bagian utara dan Jawa Timur.

“Pelindo akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Bali, serta para pemangku kepentingan terkait untuk mengidentifikasi dan memastikan kebutuhan kesiapan infrastruktur maupun operasional pelabuhan,” tambahnya.

Pelindo menilai hadirnya lintasan Celukan Bawang–Jangkar akan memberikan pilihan baru bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan. Pengembangannya juga akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pelayaran, kesiapan infrastruktur, dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *