oleh

APDI Sumenep Dorong Pemanfaatan DD agar Terbentuk Desa Mandiri

Pena Madura, Sumenep, 18 Mei 2022 – Asosiasi Pendamping Desa Indonesia (APDI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berkomitmen untuk mendorong Desa-desa di Sumenep menjadi desa mandiri dengan memaksimalkan penggunaan Dana Desa (DD).

Komitmen itu disampaikan Ketua APDI Sumenep, Rasidi saat menggelar halal bihalal di salah satu kafe di Kabupaten Sumenep, Selasa (18/5/2022).

Upaya ampuh yang akan dilakukan untuk mencapai target itu, pihaknya mendorong aparat desa dapat merealisasikan tiga poin penting.

Salah satunya meningkatkan potensi di desa masing-masing, penggunaan DD tepat sasaran serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dikelola dengan baik.

“Ini harus diperhatikan betul oleh aparatur desa di agar kemudian cita-cita Bupati Sumenep tercapai,” terangnya

Ia memaparkan, berdasarkan pemutakhiran IDM hingga Mei Tahun 2022, dari jumlah total 330 Desa di Sumenep yang telah berkategori mandiri ada 6, maju 63 dan berkembang 148 Desa.

Kemudian BUMDes yang terbentuk sebanyak 314, belum terbentuk 16, terdaftar nama 22, terverifikasi nama 192, mendaftar badan hukum 26 dan terferivikasi dokumen sedikitnya 14.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni mengaku sepakat dengan pola pikir yang dimiliki APDI Sumenep.

“Ini bagus dan harus dilakukan oleh aparat Desa di Sumenep,” ujarnya

Pihaknya menargetkan Januari 2023 semua Desa di Sumenep sudah masuk pada kategori maju dan mandiri sebagaimana yang diharapkan bersama. (Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed