IJTI Madura Soroti Kemitraan Pers-Polisi, Kapolresta Sumenep Buka Diri terhadap Kritik

oleh
IJTI Madura Soroti Kemitraan Pers-Polisi, Kapolresta Sumenep Buka Diri terhadap Kritik

Sumenep, Penamadura.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Madura memperkuat sinergi dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep melalui kegiatan silaturahmi bersama Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antara insan pers, khususnya jurnalis televisi, dengan kepolisian dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Kabupaten Sumenep.

Dalam suasana penuh keakraban, IJTI Korda Madura dan Polresta Sumenep membahas pentingnya membangun kemitraan yang profesional, proporsional, dan tetap menghormati tugas serta fungsi masing-masing.

Ketua IJTI Korda Madura, Veros Afif MZ, mengatakan jurnalis memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial.

Menurut Veros, fungsi kontrol sosial tersebut harus tetap berjalan secara profesional, sementara kepolisian menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan masyarakat.

“Yang kami tekankan di sini adalah pentingnya sebuah kemitraan yang proporsional. Kami sebagai jurnalis memiliki kewajiban menjalankan fungsi kontrol sosial, sementara Polri sebagai aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Keduanya harus sama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sesuai profesinya masing-masing,” ujar Veros.

Ia berharap perubahan status Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan status tersebut juga diharapkan diikuti dengan semakin kuatnya sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami berharap dengan status Polresta ini, Harkamtibmas di Kabupaten Sumenep semakin baik. Kolaborasi dengan rekan-rekan jurnalis juga harus semakin solid sehingga setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar memberikan manfaat dan menciptakan suasana yang kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan IJTI Korda Madura.

Menurut Ariek, media memiliki posisi strategis dalam membantu kepolisian menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selain sebagai penyampai informasi, media juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

Ariek menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik maupun masukan konstruktif yang disampaikan insan pers.

“Terima kasih telah mengundang kami. Masukan dan saran dari rekan-rekan IJTI menjadi motivasi baru bagi kami untuk semakin mantap mengabdi dan melayani masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Sumenep. Pada prinsipnya, kami menerima semua masukan dan saran sebagai bagian dari upaya memperbaiki kinerja kami ke depan,” kata Ariek.

Ia menambahkan, Polresta Sumenep berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dinilai penting agar berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan tetap berpedoman pada ketentuan hukum.

Silaturahmi IJTI Korda Madura bersama Kapolresta Sumenep tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara pers dan kepolisian.

Dengan hubungan yang profesional dan saling menghormati, sinergi kedua pihak diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi Harkamtibmas yang kondusif sekaligus menghadirkan informasi yang kredibel, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat Sumenep. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *