oleh

Harga Cabe Makin Pedas, Petani Panen Lebih Awal

Pena Madura, Sumenep 2019 – Memasuki musim kemarau panen cabe di Kecamatan Rubaru melimpah dan harganya di petani mencapai 35 ribu perkilo, sejumlah petani mengaku senang karena baru kali ini harga cabe di petani cukup mahal.

Sejumlah petani di Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep patut bersyukur karena harga cabe rawit yang biasanya maksimal hanya 20 ribu perkilo, saat ini naik drastis, seminggu terakhir harga cabe rawit hijau 35 ribu perkilo.

“Senang karena harga cabe sekarang mahal yang hijau 35 ribu sekilo, kalau yang merah 45 ribu,” kata Halimatus S (25), petani cabe di Kecamatan Rubaru, Rabu (17/07/2019).

Perempuan yang biasa di panggil Halimah tersebut mengaku, selama ini harga cabe tidak pernah sampai 30 ribu perkilo, sehingga petani sekarang sangat senang, apalagi mereka bisa penen setiap minggu sekali karena tidak perlu nunggu sampai cabe merah atau masak meski harganya lebih mahal karena harus menunggu lebih lama.

“kalau nunggu merah biasanya sebulan bisa penen, tapi kalau hijau kayak gini bisa tiap minggu panen dan pohon cabe bisa lebih awet tidak cepat mati.” Kata Perempuan berparas ayu tersebut.

Harga cabe rawit 35 ribu perkilo diterima petani ditempat mereka panen, pedagang biasanya datang sendiri mengambil cabe petani dikebun atau sawah dimana petani panen cabe.

Salah satu pedagang cabe, Fauzi (35) mengaku selama ini harga cabe dipetani biasanya paling tinggi mentok 20 ribu perkilo, tapi sekarang bisa sampai 35 ribu, sehingga petani bisa benar-benar untung sekarang.

“sebelumnya harga cabe biasaya 10-20 ribu perkilo, tapi sekarang seminggu ini tembus 35 ribu perkilo,” kata Fauzi.

Mahalnya harga cabe saat ini karena di sejumlah daerah lain petani cabe belum banyak yang panen, sehingga stoknya di pasaran kurang.

“daerah lain banyak yang belum panen cabe di sumenep juga masih sebagian sehingga mahal,” terang Fauzi.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed