Festival Garam Madura Kembali Digelar, Pemkab Sumenep Dorong Peningkatan Kualitas dan Produksi

oleh
Hizbul Waton, Membacakan sambutan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo

Penamadura.com, Sumenep, 30 Agustus 2026 – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap pengembangan potensi daerah terus menjadi perhatian serius. Salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Garam Madura yang kembali digelar untuk kedua kalinya.

Festival Garam Madura ke-2 tersebut dipusatkan di depan Kantor Pegaraman 1 PT Garam, Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Minggu (30/8/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap keberadaan festival tidak hanya menjadi ajang promosi potensi garam Madura, tetapi juga mampu mendorong para petani garam untuk terus meningkatkan kualitas dan produksinya.
Hal itu disampaikan Hizbul Waton saat membacakan sambutan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam kegiatan Festival Garam Madura ke-2.

“Festival Garam Madura ini diharapkan dapat memacu semangat para petani untuk terus meningkatkan kualitas garam serta produksinya agar semakin baik,” kata Hizbul Waton, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, garam merupakan salah satu komoditas penting sekaligus mata pencaharian bagi sebagian masyarakat pesisir di Kabupaten Sumenep.
Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas produksi, inovasi, serta penguatan sektor usaha garam agar memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, produksi garam di Kabupaten Sumenep terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat, khususnya para petani garam, untuk meningkatkan kesejahteraan melalui sektor usaha yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Selain meningkatkan produksi, kualitas garam juga menjadi perhatian penting. Dengan kualitas yang semakin baik, diharapkan garam Madura mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi dan memberikan nilai tambah bagi para petani.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan potensi garam daerah sehingga komoditas tersebut tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.

Festival Garam Madura ke-2 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait dalam mengembangkan industri garam.(Man/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *