Penamadura.com, Sumenep 15 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan logistik kepada warga kepulauan yang tertahan di daratan akibat lumpuhnya pelayaran laut selama sepekan terakhir. Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi membuat seluruh jadwal kapal tujuan kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditunda hingga kondisi kembali aman.
Akibat situasi tersebut, sejumlah warga kepulauan tidak dapat pulang ke daerah asalnya dan terpaksa bertahan di Pelabuhan Kalianget serta di rumah-rumah singgah kepulauan yang ada di Kota Sumenep.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan Baznas hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kondisi cuaca ekstrem tersebut.
“Alhamdulillah, Baznas hadir memberikan bantuan logistik berupa makanan nasi kotak untuk warga yang bertahan di rumah singgah kepulauan di Sumenep,” terang Ahmad Rahman, Kamis (15/01/2026).
Ia menegaskan, bantuan logistik akan terus diberikan hingga aktivitas pelayaran kembali normal dan warga dapat kembali ke pulau masing-masing dengan aman.
Sementara itu, Kepala Syahbandar Kalianget, Azwar Anas, menyampaikan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami masih memantau kondisi angin dan gelombang. Jika cuaca membaik dan dinyatakan aman, pelayaran akan segera dibuka kembali,” ujarnya.
Baznas Sumenep berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga kepulauan yang terdampak dan menjadi wujud kepedulian bersama di tengah kondisi darurat akibat cuaca tidak bersahabat.(Man/red)





