Video Camat “Keco’ Sapena” Viral, Bupati Sumenep; Niat Baik Jangan Pakai Cara Tercela

oleh
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep, 16 Agustus 2021 – Potongan video Camat Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Joko Suwarno, yang viral karena terkesan ‘meminta’ kades mencuri sapi warga yang tak mau divaksin, mendapatkan respon dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Bupati Fauzi memastikan, dirinya tidak pernah memerintahkan perilaku tidak baik seperti yang disampaikan Camat Batang-Batang dalam potongan video viral tersebut.

banner 336x280

“Saya pastikan, saya tidak pernah menyuruh hal tercelah seperti itu demi menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi memang penting, tapi untuk menyukseskannya tidak bisa dilakukan dengan cara tidak baik,” tegas Bupati Fauzi, Senin (16/8/2021).

Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, pihaknya akan terus berupaya agar program vaksinasi Covid-19 berjalan sesuai harapan. Tentu dengan cara-cara yang dapat dibenarkan. Baik dari sisi etika sosial maupun hukum formal.

“Kami tidak mungkin menggunakan cara-cara yang dapat merugikan masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi. Tujuan baik harus dicapai dengan cara yang baik pula,” terangnya.

Sementara berkaitan dengan video viral berudrasi 30 detik, dan menyeret dirinya, Bupati Fauzi mengaku akan mengklarifikasinya kepada yang bersangkutan.

“Tapi poin yang ingin saya sampaikan, saya tidak pernah menyampaikan hal seperti di dalam video yang viral itu untuk menyukseskan vaksinasi. Bisa dicek ke Camat yang lain,” pinta Bupati.

Bupati Achmad Fauzi mengaku sudah menegur Camat Batang-Batang, Joko Suwarno. Ia juga akan untuk melakukan pemanggilan untuk klarifikasi langsung. Sementara terkait etika birokrasinya, Bupati mengaku akan berkoordinasi dengan BKPSDM serta Inspektorat.

Sebelumnya, warga Sumenep diresahkan dengan beredarnya video pernyataan Camat Batang-Batang, Joko Suwarno. Dalam Video itu, Joko mencatut nama Bupati Sumenep, seakan-akan memerintahkan para Kepala Desa “Kades” mencuri sapi warga yang tidak mau divaksin.

“Kelebunnya takut dengan masyarakat. Tako’ ta’ epele pole 2025 atau 2026. Itu kan, masih lama. Kelebun punya kartu as. Punya (kartu?) sakte. Keco’ sapena, cakna bupati, sampe’ begitu. Keco’ sapena mon oreng se ta’ endha’ evaksin…”. Demikian pernyataan Camat Batang-Batang dalam video tersebut. Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, angkat bicara mengenai potongan video Camat Batang-Batang, Joko Suwarno, yang viral di media sosial. (Emha/Man).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *