Vaksinasi Covid-19 di Desa-desa Penyelenggara Pilkades Dikebut

oleh
Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat memantau vaksinasi di Puskesmas Pasongsongan
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep, 2 Juli 2021 – Pada tanggal 8 Juli 2021 ini Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dijadwalkan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. 86 desa yang tersebar di 20 kecamatan telah melakukan tahapannya.

Disisi yang lain, tren kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep dalam beberapa waktu terakhir cenderung meningkat. Tentunya kondisi ini harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak agar penularan Virus Corona bisa ditekan.

banner 336x280

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melakukan langkah-langkah kongkrit agar gelaran pilkades nanti tidak menjadi klaster penularan Covid-19.

Salah satu langkah nyata yakni percepatan vaksinasi di desa-desa yang akan melaksanakan pilkades. Sejak Senin (28/6/2021) lalu, vaksinasi terus dikebut agar masyarakat di desa-desa itu tercipta herd immunity atau ketahanan kelompok terhadap serangan Covid-19.

“Percepatan vaksinasi, khususnya di desa-desa yang akan menggelar Pilkades, kami lakukan agar masyarakat lebih terlindungi dari Covid-19 yang dalam beberapa waktu terakhir kasusnya meningkat,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Jum’at (2/7/2021).

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu kembali mengimbau masyarakat agar tidak takut divaksin serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Insya Allah dengan kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes dan mau divaksin, kasus Covid-19 di Sumenep bisa kita tekan penyebarannya,” ujar politisi sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.

Selain mengebut vaksinasi, suami Nia Kurnia itu memastikan jika pada pelaksanaan pilkades nanti, akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari penyelenggara, petugas keamanan hingga pemilih.

“Selain mempercepat vaksinasi, seluruh petugas, termasuk BKO dari luar, kita rapid tes swab antigen semua. Ini untuk mengantisipasi adanya klaster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Sekadar diketahui, data terbaru dalam info perkembangan Covid-19 di Jawa Timur, sebagaimana dilihat dalam Instagram Jatimprov (akun resmi Pemprov Jatim), per 1 Juli 2021, kasus aktif terkonfirmasi Covid-19 di Sumenep ialah 139 orang. (Emha/Man).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *