Terapkan Layanan Antrean Digital, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ukir Prestasi Nasional

oleh
Terapkan Layanan Antrean Digital, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ukir Prestasi Nasional

Pena Madura, Sumenep, 8 Februari 2026 – Transformasi layanan kesehatan terus ditunjukkan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini berhasil mengukir prestasi nasional setelah menerapkan sistem antrean digital yang terintegrasi, sekaligus meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima dan peningkatan status menjadi rumah sakit tipe B.

Penerapan layanan antrean digital menjadi salah satu perubahan paling dirasakan masyarakat. Jika sebelumnya pasien harus datang lebih awal untuk mendapatkan nomor antrean, kini proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui sistem yang telah terhubung dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Dengan sistem ini, alur pelayanan menjadi lebih tertib dan waktu tunggu pasien dapat ditekan secara signifikan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa transformasi digital tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan.

“Penerapan antrean digital dan integrasi sistem layanan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit. Capaian Akreditasi Paripurna menjadi pengakuan atas komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Erliyati kepada media.

Melalui SIMRS yang terintegrasi, seluruh unit layanan mulai dari pendaftaran, poliklinik, laboratorium, hingga instalasi farmasi berada dalam satu sistem terpadu. Selain itu, penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) memungkinkan tenaga kesehatan mengakses data pasien dengan lebih cepat dan akurat, sehingga pengambilan keputusan medis dapat dilakukan secara efisien.

Status sebagai rumah sakit tipe B semakin memperkuat posisi RSUD dr. H. Moh. Anwar sebagai pusat rujukan regional, tidak hanya bagi masyarakat Sumenep, tetapi juga wilayah Madura secara umum. Dengan peningkatan kapasitas layanan dan dukungan teknologi, kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah kini dapat diminimalkan.

“Dengan sistem layanan yang semakin modern dan terintegrasi, kami siap menangani pasien rujukan serta kasus-kasus kesehatan yang lebih kompleks,” tambahnya.

Transformasi yang dilakukan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep membuktikan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, tetapi juga oleh inovasi sistem, tata kelola manajemen, serta komitmen sumber daya manusia. Melalui layanan antrean digital, rumah sakit daerah ini menegaskan langkah maju menuju pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *