Target PAD PT WUS Tahun 2019 Rp 4,7 Miliar Tercapai

oleh
Kantor PT Wira Usaha Sumekar (PT WUS), salah satu BUMD Kabupaten Sumenep
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep 25 Februari 2020 – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) PT Wira Usaha Sumekar (PT WUS), Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun 2019 tercapai 100 persen. Hal itu terungkap dari laporan kontribusi yang diberikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumenep.

Dalam laporan itu, BUMD yang bergerak diberbagai bidang usaha itu, menyetor PAD sebesar Rp 4.719.977.322. Dengan demikian kontribusi PT WUS untuk membantu keungan Kabupaten Sumenep nyata adanya.

banner 336x280

Selain mampu menyumbang PAD sesuai target, keberadaan PT WUS secara tidak langsung membuka keran lapangan pekerjaan bagi warga Sumenep. Seperti halnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), salah satu unit usaha yang selama ini dijalankannya.

Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Penagihan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumenep, Suhermanto membenarkan tercapainya target PAD PT WUS tersebut. Bahkan menurutnya, PT WUS menjadi salah satu BUMD yang aktif menyumbang PAD.

“Berdasarkan data yang kami himpun memang salah satu pendapatan daerah itu bersumber dari BUMD, salah satunya PT WUS sebesar Rp 4.719.977.322. Alhamdulilah sesuai harapan tercapai seratus persen dari target,” Katanya, Selasa (25/2/2020).

Angka itu, menurut Suhermanto merupakan capaian yang cukup besar selama BUMD itu berdiri pada 2004, sehingga layak mendapatkan apresiasi. Ia berharap, kedepan agar PT WUS meningkatkan lagi sinergitas di internal, sehingga kinerjanya lebih maksimal.

“Secara de jure, PT WUS mamang berdiri tahun 2004, namun secara de facto, perusahaan itu baru melaksanakan usaha tahun 2005. Usaha pertama yang dijalankan ya SPBU itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Herman itu melanjutkan, jika tercapainya target PAD dari PT WUS tersebut, bisa menjadi atensi penting bagi BUMD lain, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan yang belum mencapai target.

“Apresiasi dari kami selaku wakil dari pemerintah daerah menyampaikan banyak terima kasih, minimal tahun depan harus dipertahankan, terlebih bisa lebih dari target, luar biasa itu,” lanjutnya.

Herman menjelaskan, tujuan dibentuknya BUMD itu, salah satunya memang agar Pemkab Sumenep terbantu dalam hal pendapatan keuangan dari usaha-usaha yang dilakukan BUMD tersebut.

“Hingga tahun 2020, PT WUS tercatat paling aktif menyumbang ke PAD. Maka jelas ini adalah capaian kinerja yang lebih nampak, sehingga ke depannya kami berharap sinergitas dan kekompakan selalu terbina agar lebih banyak lagi kontribusinya terhadap masyarakat,” tutupnya. (Emha/Man).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *