Silaturrahim dan Ta’aruf Pengurus Baru, FKUB Sumenep Ingin Ciptakan Harmonisasi di Kota Keris

oleh
Silaturrahim dan Ta'aruf Pengurus Baru, FKUB Sumenep Ingin Ciptakan Harmonisasi di Kota Keris
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep, 13 November 2022 – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengadakan acara silaturahim dan ta’aruf anggota pengurus baru. Tujuannya tidak lain untuk menjalin keharmonisan dan kekompakan antarpengurus.

Kegiatan itu digelar di sekretariat FKUB yang terletak di Yayasan Islamic Center Bindara Saod Sumenep (Sabtu, 12/12/2022). Hadir di acara tersebut para pengurus yang terdiri dari tokoh perwakilan dari lima agam; Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Kong Hu Chu. Selain itu, hadir pula dari perwakilan Pemuda FKUB.

banner 336x280

Acara tersebut diawali dengan pembacaan doa menurut keyakinan agama masing-masing, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FKUB.

Ketua FKUB Sumenep, Gus Qusyairi Zaini dalam sambutannya berharap agar semua pengurus FKUB yang baru ini bisa terus bersinergi dan menjaga komunikasi yang baik antar pengurus, sehingga nantinya bisa bersama-sama berkomitmen untuk memajukan FKUB Kabupaten Sumenep ke depan.

“Kalau di kepengurusan FKUB sebelumnya sudah bagus, maka di kepengurusan FKUB saat ini harus bisa lebih bagus lagi. Jika hanya sama dengan yang sebelumnya berarti kita hanya jalan di tempat,” katanya menegaskan.

Kiai muda yang juga wakil ketua Tanfidziah MWCNU Ganding itu meminta agar FKUB hendaknya benar-benar bisa menjadi media pemersatu bangsa khususnya di Kota Keris.

Ia menginginkan semua pengurus harus secara massif memberikan edukasi terkait pentingnya membangun persaudaraan dan menjaga hubungan baik antar umat beragama atas dasar toleransi.

Sementara KH. Hazmi Basyir, Ketua II FKUB Sumenep yang juga hadir pada acara tersebut berharap agar FKUB Sumenep nantinya tidak hanya sekedar ada namanya namun tidak ada kegiatannya.

“Jangan sampai FKUB Sumenep hanya ada namanya saja namun tidak ada kegiatannya. Kita harus punya agenda-agenda kegiatan yang bersifat riil dan bisa langsung menyentuh kalangan bawah, misalnya serasehan, sosialisasi tentang kerukunan antar umat beragama, bakti sosial dan lain sebagainya,” terangnya.

Kiai enerjik yang juga jajaran pengasuh PP. Annuqayah itu berpesan agar selalu menjalin komunikasi aktif antar pengurus FKUB Sumenep.

“Kita harus intens dalam menjalin komunikasi, agar pengurus tetap solid dan mampu mengemban amanah dengan baik dan maksimal. Tentu apa yang kita lakukan kedepan, selain menjaga kerukunan antar umat beragama juga dalam rangka membantu pemerintah dalam pembangunan kabupaten Sumenep kedepan,” tutupnya. (Emha/Man)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *