oleh

Sepuluh Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Pilkades Serentak Sumenep

Pena Madura, Sumenep 06 November 2019 – Untuk mengamankan pemilihan kepala Desa serentak di Kabupaten Sumenep. Polres sumenep mulai melakukan pergeseran pasukan pada H-1hari ini (6/11) yang terdiri dari anggota Polres Sumenep yang di back up anggota dari Polda Jatim,TNI dan Linmas.

Dalam pelaksanaan pengamanan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Sumenep Polres mengerahkan sekitar puluh ribu personel gabungan yang terdiri anggota Polri dan TNI sekitar 5 ribu dan anggota linmas sekitar 5 ribu personel, sebelum di berangkatkan ke lapangan semua pasukan pengamanan bersama-sama membaca asma’ul husna yang dipusatkan di halaman Mapolres Sumenep, memohon agar pelaksanaan pilkades berjalan lancar dan aman.

“Pengaman sekitar 10 ribu terdiri dari Anggota Polri TNI 5 ribuan dan Linmas 5 ribuan,” kata Akbp. Muslimin, Kapolres Sumenep, Rabu (06/11/2019).

Sementara Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang hadir dalam gelar pasukan pengamanan Pilkades Serentak tersebut meminta, masyarakat hendaknya bisa menjaga kondusifitas karena pilkades merupakan pesta demokrasi ditingkat desa yang harus disambut dengan penuh kegembiraan.

“Ini kan pesta demokrasi ditingkat desa, jadi masyarakat jangan sampai berbuat hal-hal yang bisa mengganggu keamanan. Seharusnya gelaran ini harus kita sambut dengan penuh suka cita menyongsong pemimpin baru,” terangnya.

Wabup menekankan Pilkades serentak hendaknya bisa melahirkan kepala desa yang benar-benar punya kemampuan dan keinginan untuk bisa memajukan desanya.

“Tentunya masyarakat di desa sudah tahu calon mana yang punya kemampuan dan kemauan untuk memajukan desanya. Jangan salah pilih lah. Pilihlah calon sesuai dengan hati nuraninya agar kedepan bisa membawa desa lebih maju,” harapnya.

Pemilihan kepala Desa serentak di Kabupaten semuanya ada 226 Desa yang tersebar di 27 Kecamatan wilayah (daratan dan kepulauan) Kabupaten, untuk pelaksanaan pemungutan suara dibagi dalam dua tahap, wilayah daratan sebanyak 174 desa dilaksanaan pada 7 November dan wilayah Kepulauan sebanyak 52 Desa akan dilaksanakan pada 14 November 2019.

“ Kita (tim Kabupaten) sepakat bahwa hari H pemungutan suara sesuai rencana di 226 desa tidak ada penundaan,” kata Moh. Ramli, Kepala DPMD.

Sebelumnya sempat beredar kabar ada delapan desa yang terancam ditunda atau dibatalkan pemilihan kepala desanya karena ada gugatan kepada pengadilan tata usaha negara dari pihak-pihak yang tidak puas terhadap proses penetapan calon kepala desa karena penilaian terhadap calon kepala desa dinilai tidak adil atau diskriminasi terhadap pihak-pihak tertentu.[Man/Emha]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed