oleh

RSUD Moh. Anwar Sumenep Kini Melayani Rehabilitasi Pecandu Narkoba Yang Ingin Sembuh

Pena Madura, Sumenep 26 Juni 2022 – Bagi para pacandu Narkoba yang ingin tobat, kini RSUD Moh. Anwar Sumenep punya solusinya agar pecandu terlepas dan jeratan Narkoba, pasien akan mendapat terapi khusus dari dua dokter spesialis rumat sakit plat merah tersebut.

Seseorang yang sudah kecanduan akan sulit keluar dari jeratan barang haram tersebut, namun jangan berkecil hati karena setiap penyakit pasti ada obatnya, dan RSUD Moh. Anwar Sumenep kini punya solusi untuk mengobati para pecandu narkoba yang ingin sekali berhenti dari pengaruh obat terlarang tersebut.

Humas RSUD Moh. Anwar, Arman Endika mengatakan kasus narkoba saat ini terus bertambah dan hampir menyentuh semua lapisan masyarakat, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena jumlahnya semakin banyak, sehingga RSUD Moh. Anwar bekerjasama dengan BNN, Kejaksaan dan Kepolisian bersama-sama mencari solusi untuk mengatasinya.

“kami di support oleh BNN juga bekerjasama dengan kejaksaan dan kepolisian untuk melakukan rehabilitasi pasien narkoba yang ingin sembuh,” kata Arman Endika, Humas RSUD Moh. Anwar Sumenep, Ahad (26/06/2022).

masa penanganan pasien yang tersandung kasus narkoba berkisar tujuh hari sampai lima belas hari tergantung bagaimana kondisi dan respon si pasien ketika menjalani proses rehab, dan pasien tidak perlu memikirkan biaya rehab karena pembiayaan di support oleh BNN, yang penting pasien ada keinginan benar-benar ingin sembuh.

“Disini di rehab lama rehabnya berkisar antara 7-15 hari tergantung kondisi pasien, dulu termasuk pembiayaannya di support BNN per pasien sekitar 7 jutaan,” terang Arman.

Arman, menambahkan selama ini pasien yang dilakukan rehab biasanya mereka datang sendiri ke BNN minta untuk dilakukan rehab, dan dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan MOU dengan kejaksaan dan kepolisian untuk saling memberikan support bagi pecandu yang ingin lepas dari pengaruh obat-obatan narkoba.

 

Rumah sakit sudah menyediakan ruang khusus bagi para pasien narkoba yang ingin sembuh, fasilitasnya lengkap kamar ful ac dan yang terpenting pasien akan ditangani dua dokter spesialis anastesi dan spesialis jiwa yang di RSUD Moh. Anwar Sumenep.

“Nanti ada dua dokter yang berkoordinasi disana, dokter anastesi dan dokter spesialis jiwa, dua-duanya dokter rsud moh. Anwar,” terangnya.

Untuk mendapatkan layanan rehab tersebut pasien harus datang mengajukan diri untuk dilakukan rehab ke BNN, Kepolisian, Kejaksaan atau langsung ke RSUD Moh. Anwar Sumenep.

Program rehabilitasi pecandu narkoba ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 2019 di RSUD Moh. Anwar Sumenep, namun saat pandemi kemarin sempat terhenti karena situasi yang tidak memungkinkan, dan saat ini kembali dibuka bahkan saat ini sudah punya 8 bad,ada kulkas, Ac dan ruangannya sudah dilengkapi dengan fasilitas pengamanan  yang standar dan pasien tidak akan bersinggungan dengan pasien lainnya.

Sejak dibuka layanan rehab tersebut sudah banyak pasien yang berhasil disembuhkan dan rata-rata mereka masih usia produktif antara 20-40 tahun, setelah menjalani rehab dan sembuh keluarganya dan lingkungan sekitarnya diharapkan bisa ikut menjaga dan memberikan support positif.(Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed