RSUD Moh. Anwar Sumenep Berhasil Sembuhkan Satu Pasien Covid-19

oleh
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep, 23 Mei 2020 – Ditengah kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya kasus Covid-19, optimisme muncul dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hal ini karena satu Pasien Covid-19 dinyatakan sembuh setelah mendapatkan penanganan diruang isolasi rumah sakit setempat.

Pasien tersebut adalah Ibnu Fadirul Wahed, perawat TKHI yang merupakan PNS di Puskesmas Saronggi. Ia dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit per hari ini, Sabtu (23/5/2020). Ia sebelumnya telah melalui empat kali swab dengan dua hasil terakhir negatif.

banner 336x280

Keberhasilan ini tentu merupakan kabar yang sangat baik menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah dan diharapkan dapat membangkitkan optimisme dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumenep, khususnya pasien.

Ibnu Fadirul Wahed, pasien sembuh corona yang merupakan warga Dusun Tanggulan, Desa Kebubun Dadap Timur, Kecamatan Saronggi itu menyampaikan kiat-kiat yang dilakukan olehnya dalam berjuang melawan corona. Menurutnya kunci utamanya adalah selalu berfikir positif.

“Saya anggap ini adalah bagian dari tugas yang dibebankan oleh Negara. Jadi dibawa enjoy dan saya terapkan pada keluarga saya. saya bilang pada mereka bahwa saya sedang menjalankan tugas Negara dan saya berharap segera selesai. Dan hari ini alhmadulilah sebagian sudah selesai,” tutur Farid, sapaan akrabnya.

Suami dari Trisnawati itu berpesan kepada masyarakat agar selalu mengikuti anjuran pemerintah dan jangan pernah mengucilkan pasien corona.

“Kepada masyarakat tetap ikuti anjuran pemerintah, stay at home. Pasien corona seperti saya jangan dikucilkan, hilangkan stigma negatif, corona itu sama dengan penyakit yang lain dan bisa sembuh,” pesannya.

Ketua Tim Covid-19 RSUDMA yang sekaligus dokter yang menangani pasien covid-19, dr. Andri Dwi Wahyudi, Sp.P mengatakan, sukses RSUDMA dalam menangani pasien covid-19 tak lebih karena semua unsur bekerja sebagai Tim.

“Kita disini sebagai tim. Kita bekerja bersama dari atas ke bawah mengikuti protap yang ada,” tegasnya.

Diwawancara di tempat yang sama, Dokter yang merawat pasien, dr Renny, Sp.P mengatakan bahwa pasien tersebut selama di rawat pasien tidak ada keluhan apapun.

“Kita lakukan terapi sesuai dengan protap yg ada. Sebenarnya terapi yang kita lakukan pada dasarnya sama, tapi ya tergantung pada kondisi pasien masing-masing,” tutur putri dari drg. Tatik Kristiowati itu.

Sementara Direktur RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati M.Kes mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan peningkatan kualitas maupun kapasitas ruang Isolasi Covid-19.

“Jadi ruang isolasi kita fasilitasnya sudah standar, ada hepa fileer, ada exaust fan. Kami melihat tren (covid-19,red) naik, kami bersiap membuka ruang isolasi lagi, dan direncanakan diruang interna kami jadikan ruang isolasi semua,” tuturnya.

Menurut dr Erliyati, itu dilakukan mengingat hasil rapid tes terbaru di Kabupaten Sumenep banyak yang reaktif. Sehingga jika 50 persen saja hasilnya reaktif maka tidak akan cukup. Oleh karena itu perlu penambahan lagi ruang isolasi untuk berjaga-jaga.

Untuk diketahui, saat ini total pasien covid-19 yang masih dirawat di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sebanyak Tujuh pasien. Rinciannya 3 pasien terkonfirmasi, 2 pasien PDP, dan 2 pasien ODP. (Emha/Man).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *