oleh

Ratusan Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Ikuti Yudisium Berprotokol Kesehatan

Pena Madura, Sumenep, 27 Agustus 2020 – Pandemi Covid-19, tak menyurutkan semangat perguruan tinggi untuk memberikan gelar sarjana kepada mahasiswanya. Seperti yang dilakukan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sebanyak 149 mahasiswanya resmi dikukuhkan meski Covid-19 masih menjadi ancaman. Pengukuhan itu dilakukan oleh Ketua STKIP PGRI Sumenep,dalam acara Yudisium Program Sarjana Tahun Akademik 2019/2020, Kamis, (27/8/2020).

Jamilah, Wakil Ketua Bidang Akademik STKIP PGRI Sumenep menerangkan, acara yang digelar di aula lantai tiga kampus STKIP itu, tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami sangat memperhatikan protokol kesehatan. Mahasiswa dan seluruh hadirin kami wajibkan pakai masker dan jaga jarak. Dilokasi kami juga sediakan tempat cuci tangan,” terangnya.

Bahkan, untuk mengantisipasi membludaknya orang dalam ruangan, pelaksanaan acara itudibagi menjadi tiga sesi.

“Sesi satu pukul 08.00-09.00 WIB. Sesi dua pukul 09.00-10.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 10.00-11.00 WIB,” tambahnya.

Sementara Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, menyampaikan selamat atas kesuksesan gelar sarjana yang sudah diraih mahasiswanya.

“Harapan saya semoga semua alumni bisa mewarnai dan ikut membantu pembangunan. Jaga nama baik almamater, berbuatlah sopan santun dan terus jalin komunikasi dengan bapak ibu dosen,” harapnya.

Acara tersebut berjalan dengan khidmat, dihadiri PPLP PT PGRI Sumenep, dosen, dan kepala bagian dan UPT yang ada di lingkungan STKIP PGRI Sumenep. (Rul/Emha).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed