oleh

Pulang diantar Kapal Basarnas, Nelayan Masalembu di Sambut Tangis Haru Keluarganya

Pena Madura, Sumenep – Seorang nelayan di Pulau Masalembu, Sumenep Madura, jawa timur, disambut tangis haru keluarganya setelah sepekan tidak pulang. Korban mengaku sempat mengapung di laut selama 6 jam setelah perahu yang ditumpanginya dihempas angin puting beliung di sekitar perairan Banjarmasin dan pulau Masalembu Sumenep.

Korban bernama, Saleh (50) warga desa Masalima Pulau Masalembu Kabupaten Sumenep Madura jawa timur, yang tenggelam saat melaut di perairan sekitar Banjarmasin dan pulau Masalembu pada rabu (26/10).

Korban mengaku sempat mengapung dilaut selama enam jam setelah kapal yang ditumpanginya dihempas angin puting beliung dan tenggelam, korban bertahan menggunakan jrigen selama 6 jam sampai akhirnya bertemu kapal nelayan yang menyelamatkannya.

“ada angin puting beliung dari belakang posisi saya sudah pulang perjalanan sekitar jam 3 sore kapal terbalik dan tenggelam setelah magrib saya pakai jrigen berenang mencari pertolongan dan bertemu kapal nelayan,” kata Saleh, korban nelayan tenggelam, Ahad (30/10/2022).

Kapal nelayan yang pertama kali menolong korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan diteruskan ke Basarnas Banjarmasin dan langsung dijemput, kemudian korban diantar pulang ke pulau Masalembu, tiba di Masalembu ahad pagi.

Basarnas meminta para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut dan melengkapi alat keselamatan.

“kita menghimbau khususnya dari basarnas agar para nelayan itu yang berprofesi mencari ikan atau bekerja di perairan sebisa mungkin memperhatikan cuaca setidaknya kalau cuaca buruk atau tidak memungkinkan berlayar jangan dipaksakan, yang kedua sebisa mungkin para nelayan ini memakai alat perlindungan diri,” kata Amri, Basarnas Banjarmasin.

Kedatangan korban yang sudah sepekan tidak pulang langsung disambut tangis haru keluarganya dan warga di pelabuhan pulau Masalembu, kondisi korban sehat dan hanya masih mengalami trauma pasca kejadian tersebut.(Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed