3

Kabar Baik, Poli Urologi RSUDMA Sumenep Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan

Pena Madura
A-AA+A++

Sumenep, Penamadura.com – Kabar baik bagi masyarakat Sumenep yang membutuhkan layanan kesehatan spesialis urologi. Poli Urologi RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep kini tidak hanya melayani pasien umum, tetapi juga peserta BPJS Kesehatan.

Pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan tersebut mulai dibuka sejak 8 Agustus 2026. Pasien akan mendapatkan penanganan langsung dari dokter spesialis urologi, dr. Yufi Aulia Azmi.

 

Pelayanan pasien Urologi di RSUDMA Sumenep hanya dua hari yaitu setiap  Jumat, layanan dibuka pukul 16.30 hingga 18.30 WIB. Sedangkan pada Sabtu, pelayanan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Dengan dibukanya layanan melalui skema BPJS Kesehatan, akses pelayanan spesialis bagi peserta JKN di Kabupaten Sumenep resmi dibuka, Madura, Jawa Timur, kini semakin luas.

Masyarakat yang mengalami gangguan pada sistem saluran kemih maupun organ reproduksi pria tidak perlu selalu mencari pelayanan kesehatan di luar daerah. Sejumlah keluhan yang dapat ditangani di antaranya gangguan prostat, batu ginjal, infeksi saluran kemih, serta berbagai masalah saat buang air kecil.

Sebelum melayani peserta BPJS Kesehatan, Poli Urologi RSUDMA Sumenep sebenarnya telah memberikan pelayanan kepada masyarakat sejak September 2025.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan pengembangan layanan spesialis merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan pasien dengan keluhan prostat maupun saluran kemih bisa kita tangani tanpa harus dirujuk ke Surabaya,” kata dr. Erliyati, Senin (19/8/2026).

Menurutnya, penguatan layanan spesialis akan terus dilakukan. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi RSUDMA Sumenep sebagai rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat di wilayah Madura.

“Target kami akan terus memperluas cakupan layanan spesialis, agar RSUDMA Sumenep benar-benar menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah Madura,” ungkapnya.

Erliyati menambahkan, dibukanya Poli Urologi melalui skema BPJS Kesehatan diharapkan dapat mengurangi hambatan masyarakat dalam memperoleh layanan spesialis, baik dari sisi biaya maupun jarak tempuh.

Peserta BPJS Kesehatan yang membutuhkan layanan urologi dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan mengikuti alur dan persyaratan pelayanan JKN yang telah ditetapkan.

RSUDMA Sumenep juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan saluran kemih maupun gangguan urologi lainnya.

“Dengan layanan ini, masyarakat Sumenep, termasuk wilayah kepulauan, diharapkan tidak lagi menghadapi kendala jarak ketika membutuhkan pelayanan spesialis urologi,” pungkasnya. (Man/Emha)