Normalisasi Harga Minyak Goreng, APPSI Lakukan Operasi Pasar untuk Pedagang

oleh
Normalisasi Harga Minyak Goreng, APPSI Lakukan Operasi Pasar untuk Pedagang
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep, 15 Maret 2022 – Dalam rangka normalisasi harga dan pasokan minyak goreng di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumenep melaksanakan operasi pasar murah minyak goreng khusus pedagang pasar, Selasa (15/3) siang.

Sasaran operasi pasar kali ini khusus para pedagang Pasar Anom Kota Sumenep dan sebagian pedagang pasar penyangga lainnya.

banner 336x280

“Sebulan yang lalu APPSI pusat melaksanakan rapat internal via zoom. Berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, kami diminta membantu melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga minyak goreng agar tidak melambung,” ujar Ketua APPSI Sumenep, H Ahmad Subaidi.

Menurut dia, selain mengendalikan harga, operasi pasar minyak goreng juga dalam rangka mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena saat ini minyak goreng masih cukup langka dan mahal.

“Ini semua sudah ada ketentuan di pusat, kami hanya mendampingi bersama Disperindag agar tepat sasaran dan tidak ada penimbunan. Tujuannya, distribusi minyak goreng itu benar-benar sampai kepada pedagang dengan HET Rp 13.500. Pedagang tidak boleh menjual terlalu tinggi,” ujar dia.

Pria yang akrab disapa Haji Idi itu menjelaskan, pedagang yang mau membeli minyak goreng dibatasi maksimal 3 karton, dengan syarat awal harus menunjukkan KTP dan mengisi surat pernyataan bahwa pembeli memang benar-benar pedagang.

“Hari ini hadir di Pasar Anom selaku pasar induk Sumenep, dua hari lagi hadir di tempat lain dengan ketentuan yang sama. Sementara stoknya 400 karton atau 4.800 liter,” urai dia.

Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi APPSI Jawa Timur itu mengaku sengaja memilih pedagang sebagai objek distribusi minyak goreng, karena percuma memberikan harga murah kepada konsumen tapi harga di pasaran belum bisa dikendalikan.

“Operasi pasar yang dilakukan pemerintah kepada konsumen sudah dilaksanakan, kami saat ini sasarannya kepada pedagang pasar karena wadahnya melalui APPSI,” tandas Haji Idi. (Emha/Man).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *