oleh

Lazis NU Sumenep Salurkan Zakat Mal pada 500 Dhuafa

Pena Madura, Sumenep, 04 Juni 2019 –
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazis NU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyalurkan Zakat Mal (harta) kepada 500 kaum dhuafa. Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji Taufiq, dikantor PCNU Sumenep Gedungan, Kecamatan Batuan.

Kegiatan ini tidak lain sebagai langkah kongkrit PCNU Sumenep melalui Lazis NU untuk mempererat tali silaturrahim dengan masyarakat. Selain itu, juga untuk berbagi kebahagiaan kepada warga yang kurang beruntung jelang hari kemenangan Idul Fitri 1440 Hijriyah yang penuh berkah.

Ketua Lazis NU Sumenep Abd. Hadi menerangkan, 500 zakat harta yang disalurkan tersebut merupakan dari Auniya’ (orang kaya) yang berasal dari Kabupaten Pamekasan.

“Alhamdulillah hari ini kami salurkan berbentuk uang tunai pada warga yang kurang beruntung disekitar kantor PCNU Sumenep, baik di Desa Gedungan dan Desa Gung-Gung,” terangnya. Selasa (04/06/2019).

Sementara Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji Taufiq berharap, masyarakat khususnya nahdliyyin mempercayakan penyaluran zakatnya pada Laziz NU, agar tepat penyalurannya dan bermanfaat bagi yang berhak.

“Bagi warga Sumenep secara umum khususnya warga NU hati-hati memilih lembaga yang terpercaya dalam menyalurkan zakatnya. Lebih baik disalurkan pada Lazis NU yang sudah terbukti menyalurkan pada yang berhak,” tegasnya.

Beliau menambahkan, penting diperhatikan karena belakangan ramai dipemberitaan beberapa lembaga amil zakat justru berafiliasi pada radikalisme yang menyalurkan zakatnya justru tidak pada tempatnya.

“Jangan sampai zakat dari warga NU disalurkan pada perang Suriah, karena itu tidak tepat. Jadi untuk memperkuat keagamaan dan kebangsaan kita, maka lebih baik zakatnya kita salurkan pasa Lazis NU,” tutupnya. (Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed