KSOP Kalianget Hanya Ijinkan Kapal ngangkut Penumpang Pulang Kampung Bukan Mudik

oleh
Ratusan Penumpang tujun Kepulauan Sumenep Tertahan di Pelabuhan Kalianget
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep 28 April 2020 – Sahbandar Pelabuhan Kalianget Kabupaten Sumenep mengeluarkan edaran larangan angkutan laut mengangkut penumpang terhitung sejak hari Senin 27  april 2020, namun hari ini ternyata sahbandar mengijinkan penumpang yang hendak pulang kampong.

Untuk melaksanakan edaran Kesyahbandaran operator pelabuhan (KSOP) Kalianget terebut, puluhan personel kepolisian Polres Sumenep disiagakan di Pelabuhan Kalianget untuk mengamankan calon penumpang yang hendak masuk ke dalam kapal.

banner 336x280

Namun hari ini selasa (28/04) Syahbandar Pelabuhan Kalianget kembali memberikan kebijakan baru, yakni mengijinkan kapal tujuan kepulauan mengangkut penumpang yang hendak pulang kampong.

“masalah himbauan kemaren, Kalianget adalah pintu gerbang kepulauan Kabupaten sumenep, apabila kita melakukan larangan secara seratus persen, maka dampaknya terhadap masyarakat dikepulauan, maka dari itu KSOP Kalianget memberikan kebijakan yaitu memberangkatkan kapal dan penumpang yang kondisi pulang kampong bukan mudik,” kata Edy Sucipto, Petugas Lalulintas Laut KSOP Kalianget, Selasa (28/04/2020).

Keputusan Syahbandar Pelabuhan Kalianget yang berubah-rumah tersebut membuat calon penumpang tujuan kepulauan bingung, karena meski kapal sudah di ijinkan mengangkut penumpang, namun ratusan penumpang menunggu berjam-jam di dermag karena kapal kadung sudah penuh dengan barang sembako dan sepeda motor, sehingga harus di turunkan dulu sebagian.

“saya minta ketegasan dari pihak kapal, kemaren kami membaca rilisnya itu untuk sekarang cuma ngangkut barang katanya, penumpang tidak bisa, sedangkan sekarang bisa,” kata Aldi, salah satu penumpang.

Pihak kapal pun terpaksa harus menurunkan beberapa muatan yang ada di dalam kapal agar bisa ditempati penumpang, karena tempat yang biasanya untuk penumpang sudah penuh dengan barang sembako dan sepeda motor.

“barusan ada saran dari syahbandar untuk sepeda motor kendaraan sebagian besar ya harus di turunkan, untuk kapasitas insyaallah masih sesuai standart sop.” Kata Eko, humas kapal DBS.

Ratusan penumpang sempat tertahan di pelabuhan kalianget dan harus berbuka puasa di pelabuhan, padahal sebelumnya kapal di jadwalkan berangkat pada pukul 17.00.wib menuju Pulau Kangean, dan kapal baru diberangkatkan sekitar pukul 19.00.wib mengangkut puluhan ton sembako dan ratusan penumpang pulang kampung.(Rul/Man)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *