oleh

Komisi III DPRD Sumenep Panggil Dinas PUTR Sikapi Ambruknya Jembatan Desa Meddelan

Pena Madura, Sumenep, 23 Juni 2022 – Terkait Ambruknya Jembatan Penghubung di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapatkan sorotan dari Komisi III DPRD Sumenep.

Hal itu karena jembatan yang ambruk merupakan akses utama warga di tiga desa, yakni Desa Meddelan, Sendir dan Cangkreng. Akibat ambruknya jembatan itu warga ditiga desa tersebut kini terisolasi.

Dul Siam, Ketua Komisi III DPRD Sumenep mengaku akan menindak lanjuti laporan adanya jembatan ambruk di Desa Meddelan tersebut.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep.

“Terkait jembatan ambruk itu kami Komisi III akan memanggil dinas terkait untuk melakukan koordinasi. Bagaimana kewenangan dari pemeliharaan atau perbaikan jembatan itu,” katanya, Kamis (23/6/2022)

Dari pemanggilan itu, Komisi III ingin tahu apakah kewenangan perbaikannya menjadi tanggung jawab Pemkab Sumenep atau desa setempat.

“Kami ingin tagu duku apakah jalan itu masuk poros kecamatan yang wajib dibiayai oleh Pemkab Sumenep, ataukah oleh desa. Dari sana kami akan petakan rencana solusinya,” jelasnya.

Perlu diketahui, jembatan penghubung yang terletak diperbatasan Desa Meddelan kini ambruk total. Bagian sisi utara jembatan yang menghubungkan Desa Meddelan dan Daramista itu ambles sedalam satu meter.

Akibatnya, aktivitas masyarakat dari tiga desa terhambat karena jembatan itu merupakan akses transportasi dan perekonomian masyarakat.

Akibat jembatannya ambruk warga terpaksa harus memutar sejauh tujuh kilometer melewati Desa Poreh dan Pasar Lenteng untuk beraktivitas ke Kota Sumenep. (Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed