oleh

Tiga Tahun Pembunuhan PNS Sumenep 2016 Tak Terungkap, Istri Korbn Datangi Mapolres

Penamadura.com, Sumenep 13 Februari 2019 – Keluarga korban kasus dugaan pembunuhan pada 2016 lalu kembali mendatangi Polres Sumenep, keluarga korban mempertanyakan pengusutan kasus tewasnya seorang PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Moh. Anwar.

Yuliani (34) istri korban untuk kesekian kalinya mendatangi Mapolres Sumenep ditemani dua saudaranya, kedatangannya untuk mempertanyakan proses penanganan kasus tewasnya Moh. Anwar yang merupakan suami Yuliani, warga Desa Jikantang Kecamatan Kalianget Sumenep.

Menurut istri korban, kasus tersebut telah dilaporkan kepada Polres Sumenep pada 2016 lalu, keluarga korban menduga korban tewas karena dibunuh, sebab saat ditemukan dalam kondisi tewas mengambang di bibir pantai Kecamatan Talango korban tidak menggunkan busana apapun.

“Saya datang kesini ingin menanyakan kasus suami saya yang meninggal tiga tahun lalu,” kata Yuliani, istri korban, Rabu (13/02/2019).

Sejak dilaporkan ke Polres Sumenep tahun 2016 lalu, polisi sudah berkali-kali memeriksa keluarga korban, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan seperti apa hasilnya, padahal sudah tiga tahun lebih.

“kasus suami saya sudah dilaporkan tapi tidak tahu hasilnya sampai sekarang,” kata yuliani.

Keluarga korban sudah menunggu sekitar satu jam di mapolres sumenep, namun tidak ada yang menemui untuk memberikan penjelasan, sehingga keluarga korban pulang dengan rasa kecewa.

Sementara itu humas Polres Sumenep, Akp. Heri, mengatakan kasus tersebut masih terus berjalan, polres sumenep masih menunggu saksi yang mengarah kepada tewasnya korban, namun polisi hanya menemukan BB korban di Kecamatan kota.

“Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan polres sumenep, karena masih belum ada saksi yang mengarah kepada tewasnya korban,” kata Heri.

Kasus tewasnya Moh. Anwar, PNS Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, terjadi Bulan Maret 2016 lalu, korban pamit kepada keluarganya hendak pergi kuliah, namun hingga dua hari tidak pulang dan ternyata ditemukan sudah tewas mengambang di pesisir pantai Desa Cabbiye Kecamatan Talango Poteran tanpa busana.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed