oleh

Ini Pesan KH Anwar Iskandar Jelang Dilantik sebagai Wakil Rais Aam PBNU

Pena Madura, Regional, 27 Januari 2022 – Wakil Rais PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar mengingatkan, program NU ke depan membutuhkan keseriusan dalam menangani masalah kemiskinan, membantu fakir miskin dan kaum dhuafa lainnya.

Dalam program tersebut, mempunyai keterkaitan dengan bidang pendidikan. Karena itu, anak-anak miskin wajib disantuni dan ditampung di pondok-pondok pesantren.

“Kita tidak usah lagi berpikir, apakah mereka anak-anak orang NU atau bukan. Siapa pun yang membutuhkan pendidikan, harus kita perhatikan,” tutur KH Anwar Iskandar, yang segera dilantik sebagai Wakil Rais Aam PBNU periode 2022-2027 hasil Muktamar ke-34 NU.

Kiai Anwar Iskandar mengungkapkan hal itu, terkait dengan program-program yang telah dirancang PWNU Jawa Timur ke depan. Dalam pertemuan gabungan di PWNU Jatim, Selasa lalu, sekaligus membahas pengisian kepengurusan yang segera memperkuat jajaran PBNU di Jakarta.

Menurut Kiai Anwar Iskandar, yang juga Pengasuh Pesantren Al Amin Kasinan Kota Kediri, anak-anak yang tak mampu dari kalangan dhuafa’ bisa ditampung di pesantren-pesantren yang tersebar di wilayah Jawa Timur.

“Ya, misalnya, di Pondok Pesantren asuhan Gus Fahrur (Ponpes An-Nur Bululawang, Malang), bersedia berapa anak. Demikian pula ponpes lainnya. Minimal diawali dari ponpes yang diasuh jajaran PWNU Jatim dulu,” tutur Kiai Anwar Iskandar, yang selama ini menjadi juru bicara Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur. (Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed