Enam Bacabup dan Bacawabup Sumenep Berebut Rekom PPP

oleh
Salah satu Bacabup-Bacawabup saat mengembalikan berkas ke PPP
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep 22 Jamuari 2020 – Pengembalian formulir Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati ke DPC PPP Sumenep berakhir kemarin, Selasa 21 Januari 2020. Tiga Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan tiga Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) sudah mengembalikan formulir dan tiga calon lainnya tidak mengembalikan.

Sekretaris DPC PPP M. Sukri mengatakan calon Bupati maupun calon wakil Bupati Sumenep yaang sudah mengambil Formulir ke DPC PPP ada 9 orang, namun yang sudah mengembalikan ada 6 orang.

banner 336x280

“Yang ngambil formulir ada 9 orang tapi yang mengembikan 6 orang,” kata M. Sukri, Sekretaris DPC PPP Sumenep, Selasa (21/01/2020).

Adapun tiga Bacabup yang sudah mengambil dan mengembalikan formulir  yaitu Dony M. Siraj mengembalikan formulir calon Bupati pada 18 Januari 2020, Fatah Jasin dan KH. Shalahuddin A. Waris mengembalikan Formulir pada 21 Januari.

Sementara Bacawabup yang sudah positif mengembalikan formulir ke DPC PPP yaitu; KH. Ali Fikri mengembalikan formulir pada 18 Januari 2020, Ahmad Yunus dan Abd Azis Salim Syabibi keduanya sudah mengembalikan formulir pada 21 Januari 2020.

Sedangkan yang tidak mengembalikan hingga sore hari ini (21/01) yaitu tiga orang yakni KH. Unais Ali Hisyam, Malik Effendi dan Azasi Hasan.

“Pengembalian formulir terakhir sekarang dan ada tiga yang belum mengembalikan,”terangnya kemarin.

Sukri menambahkan, nama-nama yang sudah mengembalikan formulir selanjutnya akan diajukan ke DPP PPP melalui DPW Jawa Timur. Dengan demikian dipastikan hanya enam tokoh saja yang akan memperebutkan rekom partai berlambang ka’bah itu.

Sementara terkait kapan keluarnya rekimendasi tersebut,  menurut sukri hal itu menjadi kewenangan dari DPP PPP. Namun ia memastikan jika rekom itu diastkan keluar sebelu. Tahan pendaftaran Pilbup Sumenep 2020. (Man/Emha)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *