oleh

Di Duga Terpeleset, Tukang Mesin Pompa Air Kecebur Dalam Sumur Tewas

Penamadura.com, Sumenep 19 Januari 2019 – Hendak perbaiki Mesin pompa air, warga Kapedi Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur, tewas di dalam Sumur.

Korban atas nama, Sidik (45), Warga Dusun Nyamplong Kapedi, di duga kepeleset saat hendak memperbaiki mesin pompa air di Dusun Biyan Desa setempat.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang memperbaiki mesin pompa air saat kejadian bekerja sendirian pada jum’at sore (18/01), ia memperbaiki mesin di dalam sumur tanpa menggunakan pengaman karena sudah biasa.

Saat menjelang warga melihat sepeda motor, Hp dan Sandal korban di atas sumur, warga mulai curiga korban terjatuh ke dalam sumur, tapi dilihat kedalam sumur tidak kelihatan karena sumurnya cukup dalam sekitar 30 meter.

“ada warga melihat motor, HP dan sandal korban tapi orangnya tidak ada,” kata Adnan, Kades Kapedi.

Kemudian korban di pancing menggunakan tali dan besi diulur ke dasar sumur, akhirnya korban kelihatan sudah kaku di dalam sumur.

Kejadian tersebut kemudian di laporkan ke Polisi dan BPBD Kabupaten Sumenep, sekitar 5 jam kemudian BPBD tiba di lokasi melakukan evakuasi korban bersama warga.

“Korban sekitar 5 jam di dalam sumur baru dapat kita evakuasi dengan alat seadanya,” kata Abd. Rahman, Kepala BPBD Sumenep.

Akhirnya korban berhasil di angkat dalam kondisi sudah meninggal dunia, di bagian kepala terdapat luka diduga akibat benturan benda tumpul saat jatuh.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi yang diperiksa polisi, korban di duga terjatuh atau kecelakaan sendiri saat perbaiki mesin sendirian.

“Korban diduga kecelakaan sendiri berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi,” kata Iptu. Wahyudi, Kapolsek Bluto Sumenep.

Setelah berhasil di angkat dari dalam sumur, korban langsung dibawa ke rumahnya dan tidak dilakukan autopsi atas permintaan keluarga korban karena akan segera di semayamkan.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed