oleh

Bupati Sumenep Minta Perguruan Tinggi di Jawa Timur Lakukan Akselerasi Akademik dan Non Akademik

Pena Madura, Sumenep, 18 Februari 2019 – Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, meminta agar Perguruan Tinggi (PT) di Jawa Timur untuk melakukan akselerasi di bidang akademik maupun non akademik. Hal tersebut dianggap akan mampu menunjang penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) didaerah masing-masing.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Sumenep, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sarasehan yang digelar Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumenep, di aula salah satu hotel di Sumenep. Sabtu malam (16/02/2019).

Manurut Bupati, institusi perguruan tinggi sangat strategis untuk menyiapkan kader-kader bangsa yang kompetitif, unggul, bermoral dan berdaya saing. Apalagi tahun 2020-2030 indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi, di mana penduduk usia produktif sangat besar.

“Bonus demografis tersebut akan menjadi bencana demografis jika kita tidak mempersiapkan SDM dari sekarang. Oleh karena itu, perguruan tinggi khususnya yang ada di bawah naungan PGRI Jawa Timur harus terus melakukan akselerasi baik bidang akademik maupun non akademik,” katanya.

Dihadapan badan penyelenggara dan pimpinan perguruan tinggi PGRI se wilayah Jawa Timur, Bupati Sumenep menekankan jika perguruan tinggi memiliki peran strategis menumbuhkan nilai kebangsaan dalam membentengi generasi muda dari pengaruh radikalisme yang menjadi tantangan besar bangsa.

“Fenomena ini harus menjadi komitmen bersama semua perguruan tinggi, tak hanya yang ada di bawah naungan PGRI saja. Oleh karena itu, eksistensi perguruan tinggi mempunyai kedudukan dan fungsi penting dalam perkembangan suatu masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tambahnya.

Orang nomor satu di Sumenep itu berharap, perguruan tinggi bisa sinergitas dan bekerjasama dengan pemerintah daerah di masing-masing kabupaten/kota. Menurutnya, perguruan tinggi menentukan kemajuan sebuah daerah.

“Sebagai contoh misalnya, STKIP PGRI Sumenep ikut mendorong percepatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep dari 61,43 di tahun 2014 menjadi 64,28 di tahun 2017,” terangnya.

Tak lupa Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar PGRI Jawa Timur yang telah memilih Sumenep dalam melaksanakan kegiatan rutin empat bulanan tersebut .

Bupati juga menyampaikan selamat dan sukses kepada Dr. Asmoni, M.Pd yang dilantik sebagai Ketua STKIP PGRI Sumenep periode 2018-2022. (Emha/Man)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed