Bupati KH Busyro Karim Resmikan Pendidikan Kesetaraan di Rutan Sumenep

oleh
banner 468x60

Pena Madura, Sumenep 07 Oktober 2020 – Pertama di Madura, Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuka pendidikan kesetaraan paket A, B dan C bagi para Narapidana. Pemerintah Kabupaten Sumenep menjamin semua biaya ditanggung oleh Pemerintah.

Warga binaan rutan kelas II B Sumenep yang putus sekolah karena tersandung kasus hukum, kini bisa melanjutkan pendidikannya didalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

banner 336x280

Rutan dan Pemerintah Kabupaten Sumenep menandatangani nota surat kerjasama peresmian Pendidikan kesetaraan paket A, B dan C.

Sejumlah warga binaan menyambut antusias dibukanya belajar paket tersebut dan banyak yang secara sukarela mendaftar untuk melanjutkan pendidikannya yang sempat putus.

“Saya SMP kelas 3 putus karena pergaulan, saya sekolah disini karena keinginan sendiri pengen meneruskan sekolah,” kata Yuni, salah siswi peserta pendidikan kesetaraan paket B, Rabu (07/10/2020).

Pemerintah Kabupaten Sumenep meresmikan pendidikan kesetaraan paket A, B dan C, yang dilakukan oleh Bupati KH. Busyro Karim, menurut Bupati semua biaya pendidikan akan ditanggung oleh Pemerintah sesuai amanat undang-undang dasar 1945.

“undang-undang 1945 itu menyebutkan masalah pembiayaan itu memang kewajiban pemerintah saya kira endak ada persoalan dari pembiayaan termasuk pengajarnya sudah jelas semuanya ada 6 pengajar paket disini,” kata Bupati KH. Busyro Karim.

Pendidikan kesetaraan di dalam Rumah Tahanan kelas II B Sumenep saat ini sudah memiliki  41 peserta terdiri dari paket A 12 orang, paket B 14 orang dan paket C 15 orang.(Man/Emha)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *