Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Pantau Vaksinasi Lansia di Pulau Oksigen Giliyang

oleh
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Menyerahkan Sembako Kepada Lansia di Pustu Pulau Giliyang
banner 468x60

Penamadura.com, Sumenep 27 April 2021 – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi memantau  pelaksanaan vaksinasi lansia di Pulau Giliyang Dungkek, senin (26/04). Bupati minta Kepala Desa dan Babinsa bisa meyakinkan warga agar bersedia di vaksin untuk menekan penyebaran  covid-19.

Pulau Giliyang merupakan satu-satunya objek wisata kesehatan di Indonesia karena memiliki oksigen terbaik dan nomor dua di Dunia, sehingga Pemerintah menginginkan sebagai tujuan wisata kesehatan warga Giliyang termasuk para lansia harus sehat, agar warganya semakin sehat dilakukan vaksinasi untuk menakan penyebaran covid-19.

banner 336x280

“Suatu bentuk tanggungjawab pemerintah bagaimana memperhatikan masyarakatanya dimanapun berada di sumenep, maka kita hadir disini di Giliyang ini memastikan  agar lansia yang  bisa di vaksin kita vaksin, tujuannya bagaimana menekan penyebaran  covid-19,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat meninjau pelaksanaan vaksin para lansia di  pustu Giliyang pada hari senin (26/04).

Menurut Bupati untuk meyakinkan masyarakat agar mau di vaksin, maka Kepala Desa dan Babinsa harus berperan aktif menggandeng tokoh masyarakat setempat memberikan pemahaman bahwa tujuan vaksin agar warga lebih sehat karena vaksin juga dijamin halal.

“yang paling penting tugasnya kepala desa dan babinsa menggandeng tokoh masyarakat bagaimana agar warga berbondong-bondong mau melakukan vaksin, tentu juga Dinas Kesehatan berperan serta juga bagaimana memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat,” kata Bupati.

Sedangkan target penyelesaian vaksinasi di Kabupaten Sumenep, menurut politisi PDI perjuangan itu, Pemkab menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin, karena kebutuhan vaksin diberikan secara bertahap oleh  pemerintah provinsi jawa timur, dan itupun harus melalui permintaan dari pemkab.

“Targetnya menyesuaikan jadi berapa jumlah vaksin yang ada kita lakukan, kalau vaksin habis kita mengajukan kepada gubernur jawa timur terkadang nunggu datangnya,” Pungkas Bupati.(Man/Emha)

 

 

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *