19

Baznas Sumenep Kembali Salurkan Bantuan Ratusan Jrigen Atasi Krisis Air Bersih di Kangayan

Pena Madura
A-AA+A++

Penamadura.com, Sumenep – Kemarau panjang membuat warga di sejumlah wilayah Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, kembali mengalami krisis air bersih. Kondisi tersebut dirasakan sebagian warga Desa Cangkaramaan dan Desa Batu Putih, Kecamatan Kangayan.

Untuk mendapatkan air bersih, warga terpaksa menempuh perjalanan cukup jauh, bahkan harus berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor sejauh 3 hingga 5 kilometer menuju sumber air.
Berdasarkan laporan Camat Kangayan, krisis air bersih di dua desa tersebut merupakan persoalan yang terjadi hampir setiap tahun, terutama saat musim kemarau panjang.

Pemerintah desa sebelumnya telah berupaya mencari sumber air, termasuk melakukan pengeboran. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Akibatnya, warga masih mengandalkan sumber air yang berada cukup jauh dari permukiman.

Untuk mengangkut air, warga biasanya menggunakan jerigen yang dibawa menggunakan sepeda motor.

“Menurut camat, yang dibutuhkan warga saat ini adalah bantuan jerigen. Karena itu, Baznas langsung mengirimkan sebanyak 250 jerigen untuk dua desa tersebut,” kata Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, Selasa (29/9/2026).

Ahmad menjelaskan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga mengangkut dan menyimpan air bersih yang mereka peroleh dari sumber air.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari warga, krisis air bersih tidak terjadi di seluruh wilayah desa. Kondisi tersebut terutama dirasakan sebagian warga di sejumlah dusun, di antaranya Dusun Pabitta, Desa Batu Putih, serta sebagian warga Desa Cangkaramaan.

Bagi warga, air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital. Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh, mereka tetap harus mencari air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan bagi masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan Sumenep, terutama ketika musim kemarau berlangsung panjang.

Melalui bantuan ratusan jerigen tersebut, Baznas Sumenep berharap warga yang terdampak dapat lebih mudah membawa dan menyimpan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Man/red)